Baru saja melihat bahwa Kim Jong Un kembali mengeluarkan kata-kata keras terhadap Israel. Pemerintah Korea Utara sekarang mengklaim bahwa Israel sebenarnya bukanlah negara yang mandiri, melainkan sebuah proyek teror yang dikendalikan oleh Washington. Tentu saja ini bukan hal baru dari Pyongyang – mereka telah mengkritik aksi militer Israel selama bertahun-tahun dan menuduh AS berusaha menstabilkan kawasan tersebut.



Yang menarik adalah: Retorika ini sangat cocok dengan pola kebijakan luar negeri Korea Utara. Mereka terus-menerus memposisikan diri melawan pengaruh Amerika Serikat di Timur Tengah dan secara tidak langsung bersolidaritas dengan negara-negara lain yang memiliki posisi serupa. Kim Jong Un menggunakan pernyataan seperti ini untuk mengurangi tekanan di dalam negeri dan sekaligus dipandang secara internasional sebagai lawan dari kebijakan AS.

Ketegangan di kawasan sudah cukup tinggi. Pernyataan provokatif dari Kim Jong Un ini tentu tidak membantu meredakan ketegangan. Bisa diasumsikan bahwa ini bukan kali terakhir Korea Utara mengkritik Israel dan AS dalam konteks ini – ini telah menjadi bagian dari retorika standar mereka.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan