Belakangan ini lagi memikirkan salah satu misteri terbesar dalam sejarah kriptografi—siapa sebenarnya Satoshi Nakamoto?



Mungkin kamu tidak percaya, pada 31 Oktober 2008, ada seseorang bernama Satoshi Nakamoto yang mengirimkan sebuah PDF berisi 9 halaman di daftar email. Hanya dengan 9 halaman ini, seluruh dunia keuangan diubah. Dua bulan kemudian, jaringan Bitcoin diluncurkan, dan dalam blok genesis-nya dia meninggalkan sebuah kalimat: "Menteri Keuangan Inggris hampir mengalami bailout bank kedua"—ini bukan hanya teknologi, ini benar-benar memberi peringatan kepada seluruh sistem keuangan.

Lebih gila lagi, Satoshi Nakamoto hampir menyelesaikan semua pekerjaan inovatif dalam dua tahun berikutnya. Menulis klien, menjalankan node, membantu orang menambang, mengirim BTC pertama ke Hal Finney, aktif berdiskusi di forum. Kemudian pada 2010 dia menghilang, dan pada April 2011 kalimat terakhirnya adalah "Saya telah beralih ke hal lain". Sejak saat itu tidak ada kabar lagi.

Tahukah kamu bagian paling gila? Diperkirakan Satoshi menambang sekitar 1 juta BTC. Dengan harga sekitar 80.29K dolar AS saat ini, itu bernilai lebih dari 80 miliar dolar. Sudah 15 tahun, koin-koin ini tidak pernah dipindahkan. Tidak ditransfer, tidak digunakan, tidak dijual kembali. Seperti dibekukan dalam waktu.

Makanya berbagai spekulasi bermunculan di internet. Ada yang bilang Satoshi adalah ahli kriptografi Hal Finney, karena Finney adalah orang pertama yang menerima Bitcoin. Ada juga yang menunjuk ke Nick Szabo, yang pada 2005 sudah menciptakan "Bit Gold", dan gaya penulisannya sangat mirip Satoshi. Ada juga Hashcash yang ditemukan oleh Adam Back, yang juga dikutip dalam white paper Bitcoin, dan ejaan Inggrisnya cocok. Bahkan ada yang mengaitkan Elon Musk dan Peter Thiel, meskipun Musk langsung membantahnya. Yang paling lucu, Craig Wright mengaku sebagai Satoshi, pernah ke pengadilan, tapi dia tidak pernah menandatangani dengan kunci pribadi Satoshi—dia tidak mau membuktikan identitasnya dalam satu detik pun. Komunitas pengembang umumnya menganggap dia penipu.

Ada juga teori konspirasi yang mengatakan NSA adalah dalang di balik layar. Algoritma kriptografi utama Bitcoin, SHA-256, memang dirancang oleh NSA, dan waktu peluncurannya juga pas setelah krisis keuangan 2008, menghilang dengan sangat rapi. Tapi klaim ini tidak punya bukti kuat, dan bertentangan dengan semangat "desentralisasi" Bitcoin.

Tapi coba pikirkan, hal paling keren dari Satoshi mungkin sebenarnya bukan siapa dia. Dia memberi dunia sebuah kode, lalu menghilang. Tidak mencari ketenaran, tidak menjual kembali, tidak berkuasa. Dasar Bitcoin adalah matematika, kode, dan komunitas—dan siapa penciptanya sebenarnya tidak terlalu penting. Mungkin inilah alasan utama mengapa Bitcoin tidak bisa dihancurkan.
BTC-0,27%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan