Coinbase hari ini meluncurkan kontrak perpetual emas dan perak untuk pengguna non-AS, dengan leverage hingga 25x, penyelesaian menggunakan USDC.


Peristiwa ini layak dibahas secara terpisah, bukan karena volume transaksinya yang besar, tetapi karena mengungkapkan bahwa jalur derivatif Wall Street sedang di-cryptokan.
Secara tradisional, perdagangan futures emas dan perak terkonsentrasi di CME dan pasar logam mulia London, dengan hambatan masuk yang tinggi dan siklus penyelesaian yang panjang.
Coinbase menggunakan kontrak perpetual untuk memasukkan kedua aset lindung nilai tertua ini ke dalam kerangka perdagangan asli berbasis crypto—perdagangan 24/7, penyelesaian di chain, dan penilaian USDC.
Logikanya adalah: bursa yang patuh hukum sedang memanfaatkan infrastruktur crypto untuk menembus lapisan likuiditas keuangan tradisional.
Kontrak perpetual sendiri adalah inovasi unik dari derivatif crypto, dan sekarang digunakan untuk membungkus aset tradisional, yang berarti jalur Wall Street tidak lagi hanya melalui CME dan LME.
Namun risiko juga cukup jelas.
Apakah mekanisme biaya dana kontrak perpetual efektif untuk aset dengan volatilitas rendah seperti emas dan perak?
Dengan leverage 25x, satu crash mendadak bisa membuat posisi retail hilang begitu saja.
Coinbase memulai dengan menempatkan produk ini untuk pengguna non-AS, menunjukkan bahwa regulator AS masih memiliki kekhawatiran terhadapnya.
Ini bukan sekadar peluncuran produk baru, melainkan kompetisi bursa crypto dalam menentukan harga aset keuangan tradisional.
$usdc #cme #lme
USDC0,01%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan