Belakangan ini saya memikirkan sebuah pertanyaan, mengapa ada orang yang bisa membalikkan keadaan di pasar kontrak, sementara yang lain sering mengalami likuidasi? Sebenarnya inti dari semuanya hanya satu kata—disiplin.



Saya menemukan banyak orang yang mengalami masalah terbesar dalam kontrak adalah pengendalian posisi yang tidak baik. Jelasnya, manajemen posisi adalah dasar agar kamu bisa bertahan di pasar. Saya pernah melihat orang yang mengelola dana dengan baik, menggunakan 10.000 dolar AS untuk mendapatkan keuntungan stabil, dan juga pernah melihat yang memegang 100.000 dolar AS dalam tiga bulan malah habis. Perbedaannya ada di sini.

Secara umum, setiap kali masuk pasar, pengendalian dana sekitar 10% dari total dana adalah lebih masuk akal. Ambil contoh 10.000 dolar AS, satu posisi masuk adalah 1.000 dolar AS, baik kamu bullish maupun bearish, logikanya sama. Ini terdengar konservatif, tapi kamu harus paham bahwa manajemen posisi yang baik adalah kunci agar kamu bisa bertahan lama di pasar ini. Ketika posisi mendapatkan keuntungan, stop loss harus ditempatkan di harga pembukaan posisi, jangan serakah. Jika pasar mulai merugi sesuai ekspektasi, jangan pernah menambah posisi secara kontra arah, kecuali dana kamu cukup besar untuk menahan fluktuasi.

Lalu, bagaimana cara operasinya? Misalnya kamu punya akun 10.000 dolar AS, kontrol margin trading di 5-10%, yaitu 500-1.000 dolar AS untuk 50-100 lot. Jangan masukkan semua 50-100 lot sekaligus, bagi menjadi 2 sampai 3 kali masuk di level berbeda, ini bisa mengurangi risiko.

Kalau menambah posisi, jika leverage sama, gunakan rasio posisi, misalnya 1:2:3. Contohnya, posisi pertama 10 lot, kedua 20 lot, ketiga 30 lot. Tapi jika kamu ingin menambah leverage, juga bisa seperti ini: posisi pertama 20 kali leverage, kedua 50 kali leverage, ketiga 100 kali leverage, tapi ingat, total dari ketiga posisi ini harus tetap di bawah sepersepuluh dari total posisi. Sesuaikan leverage dan jumlah posisi secara fleksibel, ini penting agar saat pasar berbalik, kamu bisa cepat mengembalikan kerugian atau menutup posisi dengan keuntungan.

Bagaimana memilih leverage? Saran saya, sesuaikan dengan skala pasar. Untuk pasar besar dan posisi jangka panjang, gunakan leverage kecil agar risiko lebih terkendali. Sebaliknya, jika strategi kamu cepat masuk dan keluar, bisa pakai leverage besar untuk mempercepat keuntungan, biasanya 30-50% profit sudah saatnya ambil keuntungan. Pasar berubah terlalu cepat, kamu harus belajar untuk menghormati pasar dan tahu kapan harus berhenti.

Intinya, manajemen posisi adalah kunci agar bisa bertahan lebih lama dalam trading kontrak. Tren di dunia kripto penuh ketidakpastian, tapi selama kamu mengendalikan posisi dan tetap rasional, kamu bisa mencari peluang di tengah volatilitas. Ini bukan permainan untuk menjadi kaya dalam semalam, melainkan proses pertumbuhan stabil dalam jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan