Belakangan ini di komunitas banyak pemula yang masih bingung dengan konsep dasar trading kontrak, terutama istilah membuka posisi dan menutup posisi. Saya ingin berbagi pemahaman saya sendiri, semoga bisa membantu semua orang menghindari jalan yang berbelok.



Sejujurnya, banyak orang yang baru masuk ke dunia koin langsung dibuat bingung oleh istilah-istilah profesional ini. Sebenarnya ketiga konsep ini, secara sederhana, adalah tiga tahap dalam trading. Membuka posisi berarti kamu memutuskan untuk masuk pasar, membeli atau menjual suatu koin untuk membangun posisi. Jika kamu bullish, beli untuk membuka posisi long; jika bearish, jual untuk membuka posisi short. Pada saat ini, kamu perlu menyiapkan margin sebagai cadangan untuk menghadapi kemungkinan kerugian.

Lalu adalah tahap memegang posisi. Kamu sudah memiliki posisi di tangan, dan saat ini kamu menunggu pasar bergerak sesuai prediksi kamu. Selama memegang posisi, keuntungan dan kerugianmu akan berubah mengikuti fluktuasi harga. Jika posisi long, harga naik kamu untung, harga turun kamu rugi. Sebaliknya untuk posisi short.

Yang paling penting adalah arti dari menutup posisi, secara sederhana berarti kamu memutuskan untuk menyelesaikan transaksi ini. Ketika harga mencapai targetmu atau kondisi pasar membuatmu merasa sudah saatnya keluar, kamu menutup posisi. Menutup posisi long berarti menjual, menutup posisi short berarti membeli. Langkah ini menentukan keuntungan atau kerugian akhir kamu.

Bagaimana cara menghitungnya? Biaya membuka posisi adalah harga pembukaan dikali jumlah transaksi. Saat menutup posisi, jika posisi long, keuntungan atau kerugian sama dengan selisih harga saat ini dan harga pembukaan, dikali jumlah transaksi. Untuk posisi short, sebaliknya, harga pembukaan dikurangi harga saat ini. Perhitungan keuntungan dan kerugian selama memegang posisi juga mengikuti logika yang sama.

Pengalaman saya, kesalahan paling umum yang dilakukan pemula adalah tidak tahu kapan harus menutup posisi tepat waktu. Kadang-kadang sudah mendapatkan sedikit keuntungan tapi tidak tahu harus keluar, akhirnya pasar berbalik dan merugikan. Kadang-kadang saat rugi, mereka bertahan berharap bisa balik modal. Sebenarnya inti dari menutup posisi adalah secara aktif mengendalikan risiko, bukan menunggu secara pasif.

Mengambil keputusan membuka dan menutup posisi berdasarkan kondisi pasar dan kemampuan risiko pribadi sangat penting. Disarankan untuk mencoba dengan jumlah kecil di Gate terlebih dahulu, agar familiar dengan proses ini. Setelah kamu benar-benar memahami ketiga tahap ini—membuka posisi, menutup posisi, dan memegang posisi—trading kontrak akan menjadi jauh lebih sederhana.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan