Perhatikan bahwa banyak trader pemula bingung dalam menentukan arah pasar. Sementara itu, mampu membedakan tren bullish dari bearish adalah dasar, tanpa itu sulit membuat keputusan yang beralasan. Mari kita bahas apa yang sebenarnya terjadi di grafik.



Semuanya sederhana: jika harga naik dengan serangkaian puncak dan lembah yang semakin tinggi, itu adalah tren bullish. Tanda-tandanya adalah optimisme di pasar, pembeli aktif bersedia membayar lebih. Situasi sebaliknya, ketika setiap titik tertinggi baru lebih rendah dari sebelumnya dan dasar juga menurun - itu pasar bearish. Di sana, tekanan pesimis dan penjual yang dominan.

Sekarang tentang bagaimana menangkap ini semua di grafik. Moving average (rata-rata bergerak) adalah alat favorit saya untuk pemula. Ketika harga berada di atas rata-rata bergerak 50-hari atau 200-hari dan rata-rata tersebut mengarah ke atas - itu sinyal tren bullish. Jika sebaliknya, harga di bawah dan rata-rata miring ke bawah - tunggu tekanan bearish. Ngomong-ngomong, ketika rata-rata jangka pendek (50 hari) memotong rata-rata jangka panjang (200 hari) dari bawah ke atas - itu adalah golden cross, sinyal yang cukup kuat.

RSI menunjukkan impuls. Jika di atas 50, biasanya menunjukkan impuls bullish, terutama jika naik di atas 70 - tren sangat kuat. Di bawah 50 - sinyal bearish. MACD bekerja dengan cara yang mirip, tetapi melalui rasio dua rata-rata bergerak. Ketika MACD memotong garis sinyal ke atas - tunggu kenaikan.

Di grafik, saya selalu menggambar garis tren. Dalam tren naik, saya menggambar garis melalui titik-titik terendah - ini adalah level support. Selama harga tidak menembusnya, tren bullish kemungkinan besar akan berlanjut. Dalam tren turun, sebaliknya - garis melalui titik tertinggi, ini adalah resistance.

Pola juga membantu. Segitiga naik, bendera bullish, cangkir dengan pegangan - semuanya menunjukkan kelanjutan gerakan naik. Kepala dan bahu, segitiga menurun - tanda pembalikan bearish.

Tapi ingat: tren tidak abadi. Ketika harga menyentuh level support atau resistance yang kritis, bisa terjadi pembalikan. Divergensi antara harga dan indikator juga merupakan sinyal lain. Jika harga membuat puncak baru, tetapi RSI tidak, mungkin akan ada pembalikan bearish di depan.

Sentimen pasar juga penting. Berita positif dan aktivitas di media sosial biasanya mendukung tren bullish. Ketakutan dan negatif memperkuat tren bearish.

Beberapa saran: jangan melawan tren, pepatah lama ini berlaku. Perhatikan berbagai timeframe sekaligus - harian, jam, mingguan. Gabungkan beberapa indikator, jangan bergantung pada satu saja. Dan pantau berita - mereka bisa membalik seluruh pasar dalam sekejap.

Pada akhirnya: jika kamu belajar melihat tren bullish dan memahaminya strukturnya, kamu bisa menangkap gelombang ke atas jauh lebih efektif. Begitu juga dengan tren bearish - yang utama, jangan melawan mereka, tetapi tangkap pergerakan ke arah yang benar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan