Saya perhatikan bahwa banyak pemula dalam trading tersesat di grafik, tidak memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan harga. Padahal, ada dua alat yang bisa sangat membantu dalam analisis - yaitu blok order dan imbalance. Sejujurnya, ketika saya pertama kali memahami konsep ini, banyak hal menjadi jelas.



Sering kali, pemain besar (bank, dana) meninggalkan jejak di grafik. Blok order adalah jejak seperti itu. Ini adalah area di mana modal besar menempatkan volume order besar untuk membeli atau menjual. Ketika melihat zona seperti itu, kita mengerti bahwa dari situ sering dimulai pergerakan harga yang signifikan.

Bagaimana menemukan blok order di grafik? Biasanya terlihat seperti pembalikan harga yang tajam. Melihat beberapa candle yang bergerak ke satu arah, lalu tiba-tiba - satu, dan arah berubah. Candle terakhir sebelum pembalikan, yang bergerak melawan tren - itulah blok order kamu. Gambarkan zona dari candle itu ke kanan, dan kamu punya area untuk analisis.

Ada dua tipe: blok order bullish, ketika pemain besar membeli banyak, lalu harga naik, dan bearish, ketika mereka menjual sebelum harga turun. Perbedaan ini penting untuk memahami ke mana pasar bisa bergerak.

Sekarang tentang imbalance. Secara kasar, ini adalah tempat kosong di grafik. Ketika pemain besar dengan cepat memasukkan order mereka, mereka meninggalkan zona yang tidak terisi di antara candle. Pasar tidak suka kekosongan - harga biasanya kembali untuk mengisi gap ini. Kembalinya ini memberi kita sinyal untuk masuk.

Hal menariknya adalah, blok order dan imbalance bekerja bersama. Pemain besar menempatkan order (terbentuklah blok order), harga bergerak tajam meninggalkan kekosongan (imbalance), lalu kembali mengisi zona tersebut. Jika kamu memahami logika ini, kamu bisa masuk ke posisi mengikuti pemain besar, bukan melawannya.

Secara praktis, ini terlihat seperti: cari blok order, tunggu harga kembali ke sana, lalu masuk. Jika ada imbalance di dekatnya - ini memperkuat sinyal. Tempatkan stop-loss di bawah blok, dan take-profit di level resistance berikutnya.

Saran untuk pemula: mulai dari timeframe besar - satu jam, empat jam, harian. Pada grafik menit, blok order terbentuk terus-menerus, tapi sinyalnya kurang andal. Juga kombinasikan dengan alat lain - level Fibonacci, volume, tren. Dan pastikan latihan di akun demo sebelum beralih ke uang nyata.

Pelajari sejarah grafik - lihat bagaimana blok order cocok dengan level support dan resistance, bagaimana imbalance bekerja. Seiring waktu, kamu akan mulai melihat pola ini secara intuitif.

Akhirnya, blok order bukan sekadar konsep yang menarik, tetapi alat nyata untuk memahami apa yang dilakukan pemain besar. Jika belajar membacanya, analisismu akan jauh lebih akurat, dan pengambilan keputusan akan lebih percaya diri. Yang utama - sabar, disiplin, dan latihan terus-menerus.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan