Pengusaha properti besar tiba-tiba “All in BTC”? Ternyata yang paling paham Bitcoin adalah orang yang menyewakan properti



Banyak orang merasa, Bitcoin dan properti adalah musuh bebuyutan.
Satu virtual.
Satu nyata.
Hasilnya di konferensi Bitcoin 2026, seorang pengusaha properti Grant Cardone berkata satu kalimat yang langsung membuat seluruh ruangan meledak:
“BTC+properti, mungkin akan mengungguli REITs tradisional di masa depan.”
Banyak orang langsung bereaksi:
“Ini pasti minum beberapa botol anggur merah?”
Tapi jika dipikir-pikir, mungkin apa yang dia katakan bukan sekadar lelucon.
Apa masalah terbesar properti tradisional?
Kurangnya likuiditas.
Beli rumah, prosesnya panjang seperti menikah.
Persetujuan, pinjaman, agen, pajak, semua harus dilalui, orang bisa jadi tua sebelum selesai.
Tapi jika properti di-tokenisasi?
Segalanya akan berbeda sama sekali.
Di masa depan, sebuah gedung perkantoran bisa dipecah menjadi jutaan bagian aset di blockchain.
Pengguna global bisa memperdagangkannya.
Kamu bahkan bisa:
Pagi beli gedung di New York.
Siang jual apartemen di Tokyo.
Malam terima sewa hotel di Dubai.
Prosesnya sangat sederhana seperti pesan makanan online.
Inilah yang membuat “BTC+properti” benar-benar menakutkan.
Ini bukan tentang membeli rumah pakai BTC.
Tapi tentang memasukkan properti ke dalam sistem keuangan berbasis blockchain.
Dan BTC di sini lebih mirip “aset cadangan” dalam ekosistem keuangan digital secara keseluruhan.
Mengapa banyak institusi sekarang gila mengumpulkan BTC?
Karena mereka semakin memandang BTC sebagai:
“Uang keras era digital”.
Terutama di tengah pelonggaran moneter global yang terus berlangsung, semakin banyak modal yang khawatir tentang daya beli fiat.
Maka muncul fenomena yang menarik:
Dulu para konglomerat membeli emas.
Sekarang para konglomerat belajar menyimpan di cold wallet.
Lebih gila lagi, bahkan dunia properti tradisional mulai berubah.
Banyak pengembang menemukan:
Minat investor muda terhadap “aset penghasilan di blockchain” mungkin lebih tinggi daripada REITs tradisional.
Alasannya sangat sederhana:
Muda suka likuiditas.
Suka perdagangan 24 jam.
Suka transparansi.
Dan blockchain sangat memenuhi semua itu.
Jadi apa yang paling berbahaya di masa depan?
Bukan kenaikan BTC yang ekstrem.
Tapi semakin banyak aset tradisional yang “dijadikan blockchain”.
Karena begitu aset di-chain, cara bermain di pasar keuangan akan benar-benar berubah.
Saat itu, Wall Street mungkin tidak lagi menjadi “ruang perdagangan”.
Tapi lebih seperti pusat data server raksasa.
Dulu orang pikir pasar kripto menantang sistem keuangan.
Sekarang mereka sadar:
Mungkin pasar kripto sedang meningkatkan sistem keuangan.
BTC-1,66%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 19
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
CoinRelyOnUniversal
· 14jam yang lalu
Ayo naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
CoinRelyOnUniversal
· 14jam yang lalu
Ayo naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
CoinRelyOnUniversal
· 14jam yang lalu
Ayo naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
CoinRelyOnUniversal
· 14jam yang lalu
Ayo naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
CoinRelyOnUniversal
· 14jam yang lalu
Ayo naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
CoinRelyOnUniversal
· 14jam yang lalu
Cepat naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
CoinRelyOnUniversal
· 14jam yang lalu
Ayo naik kendaraan!🚗
Lihat AsliBalas0
CoinWay
· 14jam yang lalu
Masuk pasar saat harga terendah 😎
Lihat AsliBalas0
CoinWay
· 14jam yang lalu
Masuk pasar saat harga terendah 😎
Lihat AsliBalas0
CoinWay
· 14jam yang lalu
Masuk pasar saat harga terendah 😎
Lihat AsliBalas0
Lihat Lebih Banyak
  • Sematkan