Saya pernah mencoba membeli semacam token obligasi/piutang yang "RWA di-chain", berpikir bahwa di blockchain akan lebih transparan. Hasilnya saat benar-benar melakukan penebusan baru sadar: likuiditas sepenuhnya bergantung pada pasar tipis yang dibuat oleh market maker, ketentuan penebusan ditulis seperti labirin, T+ berapa hari, batasan, harus menunggu rekonsiliasi offline… Singkatnya, kamu pikir kamu memegang "aset di-chain", padahal yang kamu pegang adalah "sertifikat yang bersedia diambil alih oleh orang lain". Baru-baru ini semua orang lagi mengawasi transfer besar di chain, pergerakan dompet panas/dingin di bursa sebagai uang pintar, aku malah merasa sedikit tertawa: transaksi besar tidak sama dengan bisa ditebus, pergerakan dompet juga tidak berarti arus kas dasar benar-benar bisa sesuai keinginanmu. Pokoknya sekarang aku lihat RWA, pertama periksa ketentuan penebusan, kalau tidak cocok langsung lewat saja.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan