Belakangan ini saya sedang mempelajari metodologi dari beberapa master trading, dan menemukan fenomena yang sangat menarik. Ada seorang trader bernama Mark Minervini, catatan prestasinya benar-benar luar biasa—pertama kali mengikuti kompetisi trader Amerika, langsung meraih juara dengan tingkat pengembalian 155%, 21 tahun kemudian mengikuti lagi dan mendapatkan hasil 334,8%. Lebih mengagumkan lagi, tahun terburuk dalam karir trading-nya pun tetap menghasilkan 128%, dikatakan hanya pernah mengalami kerugian di satu kuartal, dan kerugiannya kurang dari 1% dari modal pokok. Stabilitas seperti ini benar-benar langka.



Yang paling mengesankan bagi saya adalah Mark Minervini tidak pelit berbagi, sangat suka membagikan logika trading-nya. Dia bilang sudah menggunakan strategi yang sama selama bertahun-tahun, semakin mahir, dan apa yang dia lakukan sekarang sama persis dengan dulu, hanya untuk membuktikan bahwa metode ini tahan uji waktu. Tingkat fokus ini cukup mengagumkan.

Filosofi intinya sangat sederhana tapi sangat serius: trading adalah urusan uang nyata, harus punya rencana operasi yang matang. Dia menyebut metodenya SEPA, singkatan dari Specific Entry Point Analysis, dalam bahasa Indonesia disebut Analisis Titik Masuk Spesifik. Inti pemikirannya adalah mencari saham-saham yang fundamental dan teknikalnya sedang dalam tren naik yang sangat kuat, masuk pada waktu dan titik yang tepat, dan mendapatkan keuntungan melalui mekanisme risiko yang ketat.

Lalu, bagaimana cara operasinya secara spesifik? Langkah pertama adalah penyaringan. Mark Minervini menggunakan filter TradingView untuk secara otomatis menyaring kandidat berdasarkan kondisi tertentu, sehingga efisiensinya sangat tinggi. Kriteria penyaringan yang dia rangkum sangat detail, misalnya harga dan garis rata-rata 50 hari harus di atas garis rata-rata 150 hari dan 200 hari, membentuk susunan bullish; garis 200 hari harus tetap naik minimal satu bulan, lebih baik lagi empat atau lima bulan; harga saat ini harus minimal 25% di atas titik terendah 52 minggu, dan idealnya lebih dari 100%; jarak dari titik tertinggi 52 minggu tidak lebih dari 25%, semakin dekat ke level tertinggi baru semakin baik. Kerangka ini bisa menyaring lebih dari 90% saham sampah secara kasar.

Setelah penyaringan selesai, langkah berikutnya adalah menunggu katalis. Peluncuran produk baru, persetujuan regulasi, perubahan industri yang positif, kontrak besar, teknologi disruptif—semua ini bisa menjadi pendorong utama kenaikan harga saham. Mark Minervini akan membandingkan saham-saham superkuat serupa di masa lalu, dan memiliki perkiraan tren selanjutnya.

Kemudian langkah kedua adalah menunggu pola VCP, yaitu Volatility Contraction Pattern, yaitu pola konsolidasi di mana volatilitas dan volume perdagangan secara bertahap menyusut. Dalam tren yang kuat, semakin lama konsolidasi berlangsung, semakin besar potensi pergerakan harga setelahnya.

Dua bentuk VCP yang paling klasik adalah sebagai berikut. Yang pertama adalah pola tiga dasar, di mana pasar mengalami kenaikan, kemudian koreksi membentuk titik terendah sementara, lalu mulai konsolidasi. Saat volume dan volatilitas menyusut, titik terendahnya meningkat secara bertahap hingga membentuk pola tiga dasar yang standar. Pola ini biasanya merupakan lanjutan kenaikan, dengan probabilitas breakout yang tinggi. Saat breakout, volume dan harga biasanya naik bersamaan. Tapi kadang-kadang bisa terjadi false breakout, jadi sebaiknya stop loss ditempatkan di harga terendah dari candle breakout, atau minimal di bawah titik terendah kedua.

Yang kedua adalah pola cangkir dan pegangan (cup and handle), yang terbentuk dalam waktu cukup lama. Awalnya terbentuk dasar berbentuk U, menandakan harga turun lalu kembali naik secara stabil, volume berkurang. Setelah cangkir terbentuk, masuk ke fase konsolidasi yang lebih pendek sebagai pegangan, volume semakin berkurang. Kunci utamanya adalah mengenali terobosan pegangan, yang harus disertai peningkatan volume. Mark Minervini membeli saham PAG pada tahun 2021, yang sangat klasik. Setelah naik selama lebih dari satu tahun, pada pertengahan Mei mengalami koreksi, lalu pada Juli kembali menguat membentuk pola cangkir U, dan Agustus dalam channel sempit membentuk pola cangkir dan pegangan. Dia masuk saat terjadi volume besar pada 1 September, dan kenaikannya sangat signifikan, setelah itu harga tidak pernah kembali ke posisi tersebut.

Yang terakhir adalah mekanisme keluar. Mark Minervini menyusun standar jual berdasarkan pengalaman bertahun-tahun untuk menilai kekuatan dan kelemahan pasar, serta sinyal peringatan sebelum crash besar. Sistem keluar yang ketat ini sama pentingnya dengan strategi masuk yang tepat, bahkan bisa dikatakan lebih penting. Banyak orang hanya fokus pada cara membeli, padahal cara menjual justru sangat menentukan hasil akhir keuntungan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan