Saya menemukan peringkat mata uang dan paspor yang menarik untuk bulan Desember tahun lalu. Ternyata, mata uang termahal di dunia bukan dolar, seperti yang banyak orang pikirkan. Peringkat teratas diduduki oleh uang dari Timur Tengah: dinar Kuwait, rial Bahrain, dan rial Oman. Kemudian diikuti oleh pound Inggris dan franc Swiss. Dolar hanya berada di posisi kesepuluh, dan euro bahkan di posisi sembilan.



Tapi yang lucu adalah: negara dengan paspor paling kuat bukanlah yang sama. Singapura, Korea Selatan, dan Jepang memimpin dalam akses tanpa visa. Kemudian diikuti oleh raksasa Eropa seperti Jerman, Prancis, dan Spanyol. Swiss dan Inggris juga masuk dalam peringkat atas, tetapi tidak di posisi terdepan.

Terlihat bahwa memiliki mata uang yang mahal tidak sama dengan memiliki paspor yang kuat. Kuwait dengan dinarnya sangat tertinggal dalam hal mobilitas, sedangkan Singapura sebaliknya. Ini menjadi teka-teki geografis yang menarik jika dipikirkan tentang mata uang termahal dan di mana sebenarnya nyaman melakukan perjalanan tanpa visa.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan