Masalah terbesar saya sekarang bukanlah pasar, melainkan terlalu banyak dompet… Banyak EVM, banyak akun kecil, aset di chain terpecah-pecah seperti dompet receh, mau melakukan analisis ulang harus membolak-balik sebentar. Kemudian saya memutuskan cara sederhana: simpan di dompet utama hanya dua atau tiga chain yang sering digunakan, chain lainnya semua dianggap sebagai "ladang percobaan", batas jumlah uang tertulis di catatan, jika melebihi langsung dipindahkan kembali ke dompet utama; setiap minggu satu hari tertentu bersihkan keuntungan/airdrop/sisa token yang tersebar, kalau tidak semakin berantakan.



Belakangan semua orang membandingkan RWA, hasil obligasi AS, dan produk hasil chain, saya juga agak terlambat, setelah mendengar hanya ingat satu kalimat: jangan campur aduk sumber hasil. Singkatnya, saya hanya memperhatikan dua hal: dari mana uang berasal, dan apakah melakukan staking ulang akan menumpuk risiko terlalu tebal. Bagaimanapun, yang penting dulu mengelola dompet dan izin dengan jelas, daripada mengejar APY tinggi yang tidak pasti.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan