Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Kementerian Thailand menyetujui pencabutan Memorandum tentang wilayah laut Kamboja Kamboja menyatakan akan memulai mekanisme mediasi paksa
Waktu setempat 5 Mei, kabinet Thailand menyetujui penghapusan sebuah nota kesepahaman tentang wilayah laut dengan Kamboja. Perdana Menteri Thailand, Anutin, mengatakan bahwa langkah ini tidak akan mempengaruhi stabilitas perbatasan Thailand. Nota kesepahaman tersebut ditandatangani pada tahun 2001, yang berfokus pada negosiasi antara Thailand dan Kamboja mengenai batas laut, termasuk pemanfaatan bersama sumber daya minyak. Anutin pada 23 April menyatakan akan menghapus nota kesepahaman tentang masalah wilayah laut tumpang tindih yang ditandatangani selama masa pemerintahan mantan Perdana Menteri Thaksin. Kepala Staf Angkatan Laut Thailand, Thadawut Thabidachon, menyatakan bahwa alasan penghapusan nota tersebut adalah karena telah digunakan selama bertahun-tahun tanpa kemajuan. Saat ini, Kamboja telah bergabung dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut, sehingga Thailand dan Kamboja dapat bernegosiasi dalam kerangka konvensi tersebut. Pada hari yang sama, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Kamboja, Prak Sokhonn, menyatakan bahwa keputusan sepihak Thailand untuk keluar dari nota kesepahaman terkait wilayah laut tumpang tindih tidak mempengaruhi hak sah Kamboja di wilayah laut terkait. Nota kesepahaman ini adalah satu-satunya kerangka bilateral antara kedua negara mengenai masalah wilayah laut tumpang tindih, dan pihak Kamboja menganggap bahwa keluarnya Thailand menyimpang dari semangat dan keinginan politik untuk menyelesaikan masalah ini secara damai berdasarkan kerangka hukum internasional, serta menyatakan penyesalan atas hal tersebut dan akan mencari mekanisme mediasi paksa sesuai dengan Konvensi PBB tentang Hukum Laut 1982. (CCTV News)