Belakangan ini benar-benar mulai memahami "ekonomi perhatian": begitu tren berganti, semua orang seperti dipaksa melintasi jembatan lintas rantai, ingatan langsung kosong, dompet dulu bayar biaya jalan. Singkatnya jangan kejar cerita, kejar alat—setiap kali narasi baru masuk, saya selalu tanya tiga hal: dari mana uangnya, siapa yang bisa duluan lari, apakah saya yang terakhir. Kalau tidak bisa menjawab, anggap saja tidak melihat, paling cuma mengamati.



Metode hak cipta NFT yang ribut itu juga cukup khas: satu sisi bilang pencipta harus makan, di sisi lain bilang likuiditas sekunder harus bertahan hidup. Bagaimanapun, yang terakhir membayar biasanya adalah kelompok yang paling penuh emosi. Cara simpel saya: tren hanya beri diri sendiri "jendela tenang", 24 jam jangan langsung beli; kalau benar-benar mau coba juga pakai batasan yang tidak membuat hati sakit, setelah beli langsung tulis "kenapa saya beli", beberapa hari kemudian lihat apakah cuma emosi sesaat… cukup efektif.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan