Jerome Powell baru-baru ini menegaskan tiga poin utama: kebijakan suku bunga, penilaian ekonomi, dan independensi Federal Reserve, dengan nada yang umumnya berhati-hati dan menekankan stabilitas.


Pertama, dalam hal kebijakan moneter, Powell secara tegas menyatakan setelah pertemuan terbaru bahwa Federal Reserve telah memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5%—3,75%. Keputusan ini didasarkan pada inflasi yang masih di atas target, serta situasi di Timur Tengah yang mendorong harga energi naik, sehingga terdapat ketidakpastian terhadap harga di masa depan. Dia menegaskan bahwa selama inflasi belum menunjukkan penurunan yang jelas, mereka tidak akan dengan mudah beralih ke kebijakan pemotongan suku bunga. 
Kedua, dalam penilaian ekonomi, Powell berpendapat bahwa ekonomi AS masih “tangguh”, dan diperkirakan akan tetap tumbuh sekitar 2% atau lebih hingga tahun 2026, dengan konsumsi dan investasi pusat data menjadi pendorong utama. Tetapi dia juga mengingatkan bahwa guncangan energi dan perlambatan lapangan kerja dapat membawa risiko penurunan. 
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan