Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya memikirkan sebuah pertanyaan, mengapa beberapa negara bisa mencetak uang sembarangan, tetapi ekonomi global tidak runtuh? Jawabannya sebenarnya sangat sederhana—karena Amerika Serikat mencetak uang.
Bayangkan sebuah desa, di dalamnya ada keluarga-keluarga dari Amerika Serikat, China, Jerman, Prancis, Rusia, Vietnam, dan lain-lain. Setiap keluarga memproduksi barang yang berbeda, saling bertukar. Awalnya semua menggunakan emas untuk transaksi, tetapi emas terlalu berat dan merepotkan, jadi Amerika Serikat mengusulkan menggunakan uang kertas sebagai pengganti. Karena Amerika adalah keluarga terkuat di desa itu, semua percaya padanya, jadi mereka menerima dolar.
Itulah awal mula pencetakan uang oleh Amerika Serikat. Tapi ada poin kunci—Amerika bisa mencetak uang, orang lain tidak bisa. Mengapa? Karena seluruh dunia mengakui dolar, uang yang dicetak Amerika akan mengalir ke seluruh dunia, dan biaya inflasi ditanggung oleh seluruh dunia.
Saya beri contoh ekstrem. Mugabe di Zimbabwe juga ingin mencetak uang untuk mengatasi masalah ekonomi, hasilnya apa? Pada tahun 1980, 1 dolar hanya setara 0,678 dolar Zimbabwe, tetapi pada tahun 2008, 1 dolar bisa setara 5 juta dolar Zimbabwe. Tingkat inflasi melonjak dari 55% pada tahun 2000 menjadi 220.000% pada tahun 2008. Rakyat harus menarik kereta sapi untuk membawa uang membeli roti.
Mengapa pencetakan uang Zimbabwe bisa tidak terkendali, sementara pencetakan uang oleh Amerika Serikat tetap bisa dipertahankan? Karena dolar adalah mata uang internasional, tindakan pencetakan uang Amerika diserap oleh dunia. Amerika melakukan "pelonggaran kuantitatif"—Federal Reserve mencetak uang, pemerintah menghabiskan uang (pertahanan, pengeluaran publik, dll.), perusahaan Amerika mendapatkan keuntungan, lalu menggunakan dolar untuk membeli barang dari seluruh dunia, dolar mengalir ke berbagai negara, dan akhirnya kekayaan kembali ke Amerika.
Tapi Amerika juga punya batasan. Jika mencetak uang tanpa batas, dolar akan mengalami depresiasi, inflasi global, dan mereka sendiri akan menghadapi masalah. Jadi, Amerika hanya mencetak uang dalam batas inflasi yang dapat diterima secara global. Inilah mengapa Amerika memegang hak pencetakan uang global, tetapi menjadi negara dengan utang terbanyak di dunia—negara lain membeli utang "utang abad ini" dari Amerika dengan dolar untuk menyeimbangkan.
Singkatnya, kekuasaan Amerika dalam mencetak uang pada dasarnya didasarkan pada kepercayaan global terhadap dolar. Begitu kepercayaan itu runtuh, semuanya akan berakhir.