Belakangan ini saya menyadari sesuatu yang sangat menarik—kecepatan ekspansi kekuasaan Elon Musk di pemerintahan Amerika Serikat sangat mengkhawatirkan, tetapi dia mampu secara cerdik menghindari kewajiban pengungkapan keuangan yang harus dipenuhi pejabat biasa.



Musk diangkat sebagai pekerja pemerintah khusus (SGE), status ini memberinya "kartu bebas tanggung jawab". Menurut hukum Amerika Serikat, anggota kabinet harus mengungkapkan kondisi keuangan pribadi mereka untuk menghindari konflik kepentingan, tetapi SGE hanya perlu mengisi satu laporan keuangan rahasia yang isinya hanya dibagikan kepada Gedung Putih dan Kantor Etika Pemerintah, tidak dipublikasikan ke publik. Kedengarannya sah, tetapi masalahnya—Musk bukanlah penasihat SGE biasa.

Dalam waktu hanya dua minggu, dia mengirim email kepada lebih dari 2 juta pegawai federal untuk meminta pensiun dini, meyakinkan Trump membatasi Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), bahkan mendapatkan akses ke sistem pembayaran Departemen Keuangan AS. Mantan penasihat etika Gedung Putih secara terbuka menyatakan bahwa gelar ini hanyalah cara Musk untuk menghindari pengungkapan keuangan.

Lalu, seberapa banyak kekayaan yang sebenarnya dikuasai Musk? Kekayaannya diperkirakan sekitar 420 miliar dolar AS (data Februari 2025), sebagian besar berasal dari Tesla (210 miliar dolar) dan saham perusahaan swasta seperti SpaceX, X, xAI (191 miliar dolar). Perusahaan-perusahaan ini memiliki hubungan yang sangat erat dengan pemerintah AS—SpaceX mendapatkan kontrak federal bernilai miliaran dolar tetapi harus bekerja sama dengan USAID yang ingin ditutup Musk, Tesla sangat bergantung pada pasar China, dan konflik kepentingan potensial ini sangat banyak.

Musk juga memegang 9,5 miliar dolar dalam bentuk kas dan investasi likuid, serta 3,5 miliar dolar utang bank. Struktur kekayaan sebesar ini tentu menyimpan konflik kepentingan tersembunyi. Yang menarik, tidak ada bukti bahwa dia pernah menyerahkan laporan keuangan yang diperlukan; Gedung Putih hanya mengeluarkan pernyataan umum bahwa dia "melayani tanpa pamrih".

Para ahli etika umumnya meragukan hal ini. Mantan pejabat pemerintahan Obama secara terbuka mengatakan, "Musk memiliki kekayaan sebesar itu, tidak mungkin dia mengetahui semua potensi konflik kepentingan. Dan saya tidak percaya pemerintah saat ini tertarik menyelidikinya." Gabungan kekuasaan dan kekayaan ini, ditambah kurangnya transparansi, memang patut menjadi perhatian semua orang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan