Jika Anda sudah lama berdagang, kemungkinan besar Anda sudah pernah mendengar tentang lilin Jepang. Tapi kenyataannya banyak trader menggunakannya tanpa benar-benar memahami apa yang mereka lihat. Jadi berikut panduan singkat tentang jenis-jenis lilin Jepang yang perlu Anda ketahui.



Ini berasal dari abad ke-17, ketika pedagang Jepang di pasar beras membutuhkan cara visual untuk memahami apa yang sedang terjadi dengan harga. Dan solusi yang mereka temukan sangat efektif sehingga hingga saat ini kita menggunakannya di saham, kripto, mata uang, hampir semuanya.

Dasarnya: setiap lilin menunjukkan empat data utama dari satu periode waktu. Harga pembukaan (tempat mulai), harga penutupan (tempat berakhir), tertinggi yang dicapai, dan terendah. Itu saja yang Anda butuhkan untuk membaca sebuah lilin.

Sekarang, jenis-jenis lilin Jepang dibagi menjadi dua kategori utama berdasarkan apakah harga menutup lebih tinggi atau lebih rendah dari saat dibuka. Lilin bullish (biasanya berwarna hijau atau putih) adalah ketika harga penutupan di atas pembukaan. Lilin bearish (merah atau hitam) adalah kebalikannya. Sederhana.

Tapi yang menjadi menarik adalah pola-pola tertentu. Ada jenis lilin yang muncul dalam situasi spesifik dan yang telah kita pelajari untuk dibaca sebagai sinyal.

Ambil contoh palu. Ini adalah lilin dengan badan kecil tetapi bayangan bawah yang sangat panjang. Ketika Anda melihat ini setelah penurunan tajam, biasanya berarti bahwa penjual mencoba menurunkan lebih jauh tetapi pembeli menghentikan mereka. Sering kali ini adalah titik di mana tren turun pecah dan mulai naik.

Lalu ada orang tergantung, yang mirip dengan palu tetapi muncul setelah kenaikan. Interpretasinya hampir kebalikan: pembeli mencoba terus naik tetapi menemui resistensi. Potensi titik pembalikan ke bawah.

Selanjutnya kita punya pola engulfing, yang lebih jelas karena melibatkan dua lilin. Pola engulfing bullish adalah ketika sebuah lilin kecil bearish sepenuhnya tertutup oleh lilin bullish yang lebih besar di hari berikutnya. Seperti pasar berkata: baik, kami mencoba turun tetapi pembeli mengambil kendali. Sinyal kuat perubahan tren.

Engulfing bearish adalah kebalikannya: sebuah lilin besar bearish menelan lilin kecil bullish. Penjual mengambil kendali setelah pembeli mencoba naik.

Dalam praktiknya, pola-pola ini bekerja karena mencerminkan psikologi pasar. Ketika Anda melihat palu setelah penurunan, yang sebenarnya Anda lihat adalah saat di mana penjualan kehabisan tenaga dan pembeli mulai bereaksi. Itulah mengapa ini berguna.

Pentingnya memahami jenis-jenis lilin Jepang adalah karena mereka memungkinkan Anda membaca momentum pasar. Ukuran badan menunjukkan seberapa kuat pergerakan tersebut. Bayangan panjang menunjukkan volatilitas dan penolakan harga. Semua ini memberi Anda gambaran yang jelas tentang apa yang sedang terjadi di setiap periode.

Banyak trader pemula mengabaikan ini dan langsung menuju indikator rumit, tetapi jujur saja, menguasai pembacaan lilin adalah hal mendasar. Seperti belajar alfabet sebelum membaca buku. Setelah Anda benar-benar memahami arti dari jenis-jenis lilin Jepang ini, semua analisis teknikal lainnya akan lebih masuk akal.

Kuncinya adalah latihan. Buka grafik, pelajari pola yang terbentuk di masa lalu, lihat bagaimana harga berperilaku setelahnya, dan setelah beberapa waktu Anda akan mulai melihatnya secara alami. Ini bukan ilmu pasti, tetapi ini adalah alat yang telah bertahan selama 400 tahun karena suatu alasan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan