Saya baru menyadari bahwa banyak trader pemula yang belum memahami perintah dasar saat melakukan trading. Hari ini saya ingin berbagi tentang 3 konsep yang harus dipahami oleh siapa saja yang ingin trading secara profesional.



Pertama adalah Entry – ini adalah titik masuk order Anda, yaitu harga di mana Anda memutuskan untuk membeli atau menjual. Jika Anda membeli lalu menjual kembali tepat di titik Entry, maka dianggap impas saja.

Selanjutnya adalah Stop Loss, atau yang juga disebut perintah cut loss. Ini sangat penting karena memungkinkan Anda secara otomatis menutup posisi saat harga turun ke tingkat yang tidak bisa Anda tahan. Untuk perintah Buy, Stop Loss harus lebih rendah dari Entry. Jika Anda Sell maka Stop Loss harus lebih tinggi dari Entry. Saya menyarankan jangan menempatkan Stop Loss terlalu dekat dengan Entry, agar tidak terkena sweep karena volatilitas pasar.

Lalu apa itu tp? Take Profit adalah perintah otomatis untuk mengunci keuntungan, membantu Anda mengamankan profit saat harga mencapai target. Untuk perintah Buy, TP harus lebih tinggi dari Entry. Untuk perintah Sell, TP harus lebih rendah dari Entry. Cara menempatkan TP dan SL berbeda tergantung strategi Anda.

Saya melihat ada trik yang bagus yaitu menempatkan Stop Loss lebih kecil dari jarak antara Entry dan Take Profit. Dengan begitu, saat Anda melakukan banyak transaksi, perintah take profit akan menutupi kerugian dari perintah cut loss.

Namun, ada juga risiko. Kadang pasar bergerak sangat volatile, Anda terkena sweep Stop Loss lalu kembali ke titik Entry atau bahkan melewati Take Profit. Atau situasi lain adalah posisi Anda sudah bagus, tetapi terkena stop loss, lalu harga terus naik lebih tinggi lagi. Situasi seperti ini cukup umum, terutama jika Anda menempatkan Stop Loss terlalu dekat dengan Entry.

Tapi meskipun ada risiko, memasang Stop Loss dan Take Profit tetap sangat penting, terutama saat trading Future. Jika melewatkan Stop Loss, Anda bisa kehilangan seluruh saldo akun. Yang penting adalah Anda harus belajar mengelola risiko secara tepat, biasanya dari 0.5% sampai 1% dari saldo akun per transaksi.

Ketika mulai trading secara lebih profesional, pengaturan Stop Loss dan Take Profit tidak hanya membantu menghemat waktu tetapi juga mengurangi tekanan psikologis. Anda tidak perlu terus-menerus memantau trading, dan bisa lebih tenang karena risiko sudah terkendali. Makanlah dengan hemat dan bertahan lama, itu adalah kunci untuk bertahan lama di pasar ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan