Mengenai nama Sun Yuchen, mungkin tidak ada orang di dunia kripto yang tidak tahu. Kisah pria ini benar-benar legendaris, dari mahasiswa berprestasi di Peking University menjadi pendiri Tron, hingga terjerat berbagai kontroversi, seperti sebuah naskah yang penuh liku dan kejutan.



Sun Yuchen lahir pada tahun 1990 di Xining, setelah lulus dari Peking University ia melanjutkan studi di Universitas Pennsylvania, benar-benar sosok jenius. Pada tahun 2014, dia mendirikan Tron dengan menjadi perwakilan utama Ripple di Tiongkok, saat itu dengan label "mahasiswa Peking University" dan "perwakilan wirausaha generasi 90-an", berhasil mendapatkan investasi dari IDG Capital. Pada tahun 2015, dia juga menjadi satu-satunya peserta dari Universitas Lakehead, saat itu Sun Yuchen benar-benar berada di puncak kejayaannya.

Namun, cerita berikutnya mulai berubah rasa. Pada Juni 2019, Sun Yuchen menghabiskan 4,57 juta dolar AS untuk membeli makan siang bersama Warren Buffett, kejadian ini menjadi perbincangan hangat saat itu. Pada 23 Juli, dia tiba-tiba membatalkan pertemuan dengan alasan batu ginjal, Foundation Tron bahkan menyatakan di Twitter bahwa acara tersebut "ditunda", pernyataan yang tidak konsisten ini langsung memicu berbagai spekulasi. Akhirnya dia tetap membatalkan, dan hal ini langsung merusak reputasinya.

Setelah pembatalan tersebut, berita negatif tentang Sun Yuchen mulai bermunculan. Aplikasi "陪我" dilaporkan terlibat dalam perdagangan pornografi, proyek Tron juga dikabarkan terlibat judi, berbagai tuduhan pengumpulan dana ilegal dan pencucian uang pun bermunculan. Sun Yuchen meskipun membantah, menyatakan semua itu adalah tindakan pengguna secara mandiri, namun opini publik sudah hampir pasti.

Pada Maret 2023, SEC (Otoritas Sekuritas dan Bursa AS) mengajukan gugatan terhadap Sun Yuchen dan tiga perusahaannya, menuduh mereka menjual sekuritas aset kripto TRX dan BTT tanpa terdaftar, serta melakukan manipulasi pasar sekunder TRX melalui perdagangan shuffle, meraup keuntungan ilegal sebesar 31 juta dolar AS. Ini adalah masalah hukum yang serius, bukan sekadar gosip.

Pada September tahun lalu, situasi pun berbalik lagi. Setelah peluncuran proyek kripto keluarga Trump, "World Free Finance" yang mengeluarkan WLFI, langsung memasukkan alamat dompet Sun Yuchen ke dalam daftar hitam dan membekukan token-nya. Dia mengklaim telah menginvestasikan minimal 75 juta dolar AS, dan menuduh timnya melakukan pembekuan yang tidak wajar. Tanggapan dari World Free Finance adalah mereka hanya akan membekukan jika menemukan "aktivitas jahat atau berisiko tinggi", namun mereka tidak pernah secara langsung menjelaskan situasi spesifik Sun Yuchen.

Dari seorang mahasiswa berprestasi yang menjadi pengusaha hingga terjerat berbagai kontroversi, pengalaman Sun Yuchen benar-benar memberikan pelajaran berharga di dunia kripto. Sepanjang tahun, setiap langkahnya selalu menjadi sorotan, dan setiap gelombang kontroversi selalu memicu diskusi di pasar. Melihat kembali seluruh kisah ini, seperti menyaksikan sebuah biografi penuh konflik dan kejutan.
TRX0,47%
BTT0,8%
WLFI5,9%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan