Perhatikan bahwa banyak pemula dalam trading menghadapi masalah yang sama: mereka melihat grafik dan tidak mengerti di mana tepatnya pemain besar menempatkan order mereka. Jadi saya memutuskan untuk memahami dua konsep yang benar-benar membantu membaca pasar seperti buku terbuka.



Yang pertama — adalah blok order. Singkatnya, ini adalah zona di grafik di mana bank dan dana besar menempatkan posisi besar mereka. Ketika melihat lilin yang tiba-tiba berbalik ke arah yang berlawanan — itulah sinyalnya. Biasanya blok seperti ini terbentuk tepat di tempat harga mengubah arah. Ada blok bullish yang mendahului kenaikan, dan blok bearish setelahnya di mana harga turun.

Yang kedua — adalah apa itu ketidakseimbangan. Ini adalah area di mana permintaan secara tajam melebihi penawaran atau sebaliknya. Terjadi bahwa pemain besar dengan cepat memasukkan order mereka, meninggalkan “lubang” di grafik. Pasar kemudian kembali ke zona ini untuk mengisi kekosongan tersebut. Kembalinya ini memberi kita peluang untuk masuk ke dalam posisi bersama uang besar.

Ketika saya mulai, saya tidak bisa memahami mengapa harga kembali ke area yang sama. Ternyata, blok order dan ketidakseimbangan bekerja berpasangan. Pemain besar menempatkan order, ini menciptakan ketidakseimbangan, lalu harga kembali untuk “menelan” zona tersebut.

Secara praktis, ini terlihat seperti ini: cari blok order di grafik, tunggu sampai harga kembali ke zona tersebut, dan masuk. Jika kamu melihat ketidakseimbangan tepat di dalam blok — itu sinyal yang lebih kuat lagi. Biasanya blok order cocok dengan level support dan resistance, yang memudahkan penempatan stop-loss dan take-profit.

Ada satu hal: di timeframe kecil (1M, 5M) blok order sering terbentuk, tetapi sinyalnya kurang andal. Saya menyarankan pemula mulai dari grafik jam (1H, 4H) atau harian (1D). Di sana sinyalnya lebih bersih.

Strateginya sederhana. Pertama, temukan blok order di grafik. Kemudian periksa apakah ada ketidakseimbangan — celah antar lilin di mana harga belum pernah berada. Lalu pasang order limit untuk beli atau jual di dalam blok. Tempatkan stop-loss di bawah blok, dan take-profit di level resistance berikutnya.

Saran utama: pelajari data historis. Tinjau grafik selama beberapa bulan, cari contoh blok order dan ketidakseimbangan. Gabungkan alat ini dengan level Fibonacci atau indikator volume untuk konfirmasi. Dan pastikan berlatih di akun demo sebelum mempertaruhkan uang nyata.

Secara umum, blok order dan ketidakseimbangan bukanlah sihir, ini hanyalah cara untuk memahami di mana uang besar berada. Ketika kamu belajar melihatnya, analisis grafik menjadi jauh lebih mudah dipahami. Yang utama — sabar dan disiplin. Tanpa itu, bahkan alat terbaik pun tidak akan membantu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan