Kontrak Berjangka Etanol Naik ke Level Tertinggi 30 Bulan

Futures etanol naik di atas $2,0 per galon, mendekati level tertinggi sejak Oktober 2023, karena permintaan global terhadap biofuel terus menguat. Pemerintah semakin mendorong bahan bakar berbasis tanaman untuk mendukung pertanian, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan mengatasi kekhawatiran iklim. Guncangan energi yang terkait dengan penutupan Selat Hormuz telah menambah urgensi, dengan biofuel dipandang sebagai cara untuk memperpanjang pasokan bahan bakar dengan mencampurnya dengan bensin dan solar. Sejak konflik Iran dimulai, produsen utama termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Brasil telah berupaya meningkatkan mandat pencampuran biofuel untuk mengurangi ketergantungan impor. Brasil, produsen etanol terbesar kedua di dunia, berencana meningkatkan pencampuran etanol dalam bensin menjadi 32% dari 30% untuk menekan harga bahan bakar domestik dan inflasi, berpotensi menghilangkan impor bensin. Sementara itu, etanol jagung Brasil telah mendapatkan persetujuan regulasi untuk digunakan di laut, memperkuat posisinya di pasar biofuel global.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan