Belakangan ini saat saya mengatur pengetahuan tentang perdagangan, saya menemukan fenomena menarik—banyak trader sukses didukung oleh sistem perdagangan yang telah terbukti. Bukan mengandalkan intuisi, bukan keberuntungan, melainkan sistem yang logis dan memiliki aturan.



Hari ini ingin berbicara tentang delapan sistem perdagangan klasik yang sudah lama beredar di komunitas trading dan telah divalidasi oleh banyak master. Sistem-sistem ini sebagian besar berasal dari karya para trader legendaris, bahkan para trader top di Wall Street saat ini masih menggunakannya.

Pertama, sistem perdagangan kura-kura yang paling terkenal. Pada tahun 1983, spekulan legendaris Richard Dennis melakukan eksperimen besar—dia merekrut 13 orang dan mengajarkan mereka trading dari nol. Hasilnya? Kura-kura ini dalam empat tahun berikutnya menciptakan hasil luar biasa dengan rata-rata pengembalian tahunan 80%. Eksperimen ini membuktikan satu hal: sistem perdagangan bisa mengubah orang tanpa pengalaman menjadi trader yang hebat. Logika inti dari sistem kura-kura sangat sederhana, yaitu masuk posisi saat harga menembus titik tertinggi 20 periode trading, keluar saat harga menembus titik terendah 10 periode trading. Kemudian muncul dua sistem turunan, satu berbasis pelanggaran 20 hari untuk jangka pendek, dan satu lagi berbasis pelanggaran 50 hari untuk jangka panjang, masing-masing memiliki kegunaannya.

Lalu ada sistem trading lompat yang dikembangkan Larry Williams. Dia adalah pencipta indikator Williams dan juga tokoh legendaris dalam trading futures di Amerika. Dia memiliki catatan prestasi terkenal—mengubah 10.000 dolar menjadi 1,1 juta dolar dalam 12 bulan. Sistem lompatnya sebenarnya mengukur reaksi emosi pasar, menangkap pergerakan harga yang disebabkan oleh kepanikan berlebihan atau optimisme berlebihan.

Sistem trading rentang harga TD berasal dari tangan Tom DeMark. Dia pernah menjadi konsultan untuk Soros dan kelompok keuangan besar seperti Morgan. Dia percaya bahwa kunci bukanlah kondisi overbought atau oversold, melainkan berapa lama pasar bertahan dalam kondisi ekstrem. Indikator TD DeMarker yang dia ciptakan mengaitkan semua pergerakan harga dengan level pasokan dan permintaan tertentu, menggunakan model matematika untuk mengukur tekanan beli dan jual.

Sistem trading volatilitas yang dikembangkan Lawrence McMillan, seorang ahli trading opsi. Sistem ini menangkap perubahan dalam tingkat volatilitas—ketika volatilitas historis menunjukkan tren menurun dan semakin menyempit, biasanya menandakan ketenangan sebelum badai, dan kemungkinan akan ada pergerakan besar.

Sistem trading ayunan yang dikembangkan Martin Pring mengikuti filosofi sederhana: ketika kondisi ekstrem terjadi, pembalikan biasanya tidak jauh. Sistem ini juga bisa dikombinasikan dengan ayunan volume, sehingga hasilnya lebih baik.

Sistem indikator ayunan yang dikembangkan Constance Brown sebenarnya adalah proses pelurusan tiga kali dari indikator RSI, melalui filter berlapis untuk mengonfirmasi sinyal.

Sistem trading dolphin menekankan mengikuti tren dan order di sisi kanan. Menggunakan moving average dan MACD untuk menilai tren utama, lalu menggunakan crossover indikator KD untuk masuk dan keluar secara tepat. Sistem ini sangat memperhatikan kecocokan kerangka waktu—penilaian tren dan titik masuk/keluar dilakukan di berbagai periode waktu.

Terakhir, ada aturan 123 dari Victor Sperandeo. Dia dikenal sebagai "Penutup Wall Street", pernah mencatatkan kemenangan investasi selama 12 tahun berturut-turut. Dia menyederhanakan identifikasi tren yang kompleks menjadi tiga kondisi: garis tren ditembus, tidak lagi membuat tertinggi/terendah baru, dan harga menembus titik penting sebelumnya ke atas/bawah. Sederhana dan efektif, tetapi titik masuknya agak terlambat. Kemudian dia mengusulkan aturan 2B untuk mengatasi false breakout.

Delapan sistem perdagangan ini masing-masing memiliki logika dan skenario penggunaannya sendiri. Ada yang suka mengikuti tren, ada yang suka membeli di dasar dan menjual di puncak. Tapi inti dari semua sistem ini sama—menggantikan emosi dengan aturan, dan intuisi dengan data. Inilah mengapa sistem-sistem ini bisa bertahan lama di pasar dan diwariskan dari generasi ke generasi trader. Jika kamu masih mengandalkan feeling dalam trading, tidak ada salahnya mempelajari sistem-sistem terbukti ini, mungkin bisa memberi inspirasi baru untuk trading-mu.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan