Saya baru saja mengetahui kisah Monica Rizzolli dan merasa terpesona bagaimana seorang seniman Brasil berhasil menjadi referensi di dunia NFT hampir dari nol.


Dia mulai hanya ingin membuat seni, terinspirasi oleh dedikasi kakeknya yang seorang pencetak, tetapi akhirnya menemukan bahwa hasrat sejatinya adalah menjelajahi persimpangan antara seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Yang paling menarik perhatian saya adalah bahwa minat Monica Rizzolli terhadap seni generatif sudah ada jauh sebelum NFT.
Dia belajar seni rupa secara formal, kemudian pemrograman, dan menghabiskan bertahun-tahun mengamati pola di alam.
Perpaduan perspektif ini menciptakan gaya unik — karya yang sekaligus menenangkan dan dinamis, selalu dengan alam sebagai tulang punggungnya.

Dalam sebuah wawancara dengan LACMA pada 2023, Monica menjelaskan bagaimana dia melihat paralel antara gravure tradisional kakeknya dan seni generatif.
Keduanya bekerja dengan gagasan multiplikasi — sebuah matriks menghasilkan variasi tak terbatas.
Dalam kasusnya, matriks ini adalah kode.
Dia mengumpulkan data tentang tanaman, menganalisis morfologinya, mempelajari aspek matematis dari bentuk alami, dan kemudian menggunakan algoritma serta pembelajaran mesin untuk menghasilkan pola unik.

Titik balik besar datang ketika Monica Rizzolli menemukan Art Blocks.
Setelah belajar di Kunstakademie Kassel dan memamerkan pameran seni generatif pertamanya pada 2015, dia akhirnya menemukan platform yang tepat.
Seri 'Fragments of an Infinite Field' — 1.024 karya — dijual seharga 5,38 juta dolar dalam waktu kurang dari satu jam.
Bagi dia, ini adalah pembebasan bisa menjual kode nyata di blockchain daripada file yang diekstrak.

Yang benar-benar mengesankan saya adalah pendekatannya yang berorientasi komunitas.
Sejak pertengahan 2010-an, Monica berkomitmen untuk memberdayakan komunitas kreatif di sekitarnya.
Dia ikut mendirikan 'Noite de Processing' di Brasil, sebuah acara bulanan tentang pemrograman kreatif, dan mengorganisasi inisiatif untuk mengajarkan orang lain menciptakan seni generatif.
Dia selalu melihat ini sebagai bentuk memberi kembali.

Jika Anda menjelajahi karya Monica Rizzolli di OpenSea atau dalam pameran, Anda akan melihat sesuatu yang konsisten: nuansa hijau lembut bercampur dengan oranye dan biru cerah, selalu menangkap koneksi antara elemen alami.
Dia ingin kolektor memperhatikan lebih dekat hubungan ini — dari kekacauan visual hujan hingga selubung musim dingin salju.

Kehidupan pribadi dan pekerjaan Monica berfungsi seperti cermin satu sama lain, selalu kembali ke benih dan panen.
Jarang menemukan seorang seniman yang begitu koheren antara filosofi dan eksekusi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan