Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Belakangan ini saya scrolling Twitter, menemukan fenomena yang sangat menarik. Sekumpulan model wanita dan influencer yang mengklaim sebagai co-founder Web3, jumlahnya sangat banyak sampai agak di luar batas wajar. Sekilas gelar mereka terlihat mengesankan, tapi jika diperhatikan isi pekerjaan mereka sebenarnya, akan menemukan masalahnya.
Pertama, mari bahas mengapa situasi seperti ini begitu umum. Industri Web3 sendiri cukup unik, proyeknya sering kali bersifat desentralisasi, identitas timnya kabur, tidak seperti perusahaan tradisional yang memiliki pembagian posisi yang ketat. Ini memberi peluang bagi banyak orang, selama mereka pernah terlibat dalam pendanaan, promosi, atau perencanaan, mereka berani menempelkan gelar co-founder pada diri mereka. Dan gelar ini memang sangat berguna, bisa langsung meningkatkan nilai merek pribadi mereka, terlihat profesional dan kredibel.
Bagi model dan influencer yang sudah punya banyak pengikut, trik ini jauh lebih mudah dilakukan. Mereka sudah punya basis fans, setelah masuk ke dunia Web3, membangun citra sebagai "KOL wanita + pendiri proyek", langsung bisa menarik perhatian pengguna Web3. VC, tim proyek, dan mitra kerja juga lebih tertarik dengan identitas yang sudah dikemas seperti ini, dan akhirnya mereka bisa memonetisasi pengaruhnya. Singkatnya, gelar co-founder ini jadi alat untuk cepat meningkatkan merek pribadi dan menarik investasi.
Tapi ada masalah di sini. Banyak orang yang mengaku sebagai co-founder, sebenarnya tidak terlibat dalam pengembangan teknologi inti proyek atau pengambilan keputusan bisnisnya. Mereka lebih banyak melakukan promosi pasar, pengelolaan media sosial, dan branding. Pekerjaan ini tentu berharga, tapi peran mereka jauh berbeda dari pelaku utama yang benar-benar mengelola proyek.
Tentu saja, ada juga wanita Web3 yang benar-benar terpercaya dan melakukan pekerjaan nyata, tapi di platform seperti Twitter, memang banyak sekali co-founder yang cuma menempelkan nama demi menarik perhatian. Jadi, saat melihat pengenalan diri seperti ini, kita harus lebih waspada. Periksa apakah mereka benar-benar pengambil keputusan dan pembangun proyek, atau hanya mengandalkan gelar menarik perhatian. Dengan begitu, kita bisa membedakan siapa yang benar-benar aktif di Web3 dan siapa yang cuma ikut-ikutan tren.