Belakangan ini ada beberapa teman yang bertanya apa arti sebenarnya dari melakukan long dan melakukan short, jadi mari kita jelaskan kedua konsep ini secara menyeluruh.



Pertama dari melakukan long, ini yang paling mudah dipahami. Melakukan long berarti optimis terhadap pasar, membeli dengan harga rendah, dan menjual kembali saat harga naik untuk mendapatkan selisihnya. Di pasar spot, selama kamu membeli mata uang kripto, itu sudah termasuk melakukan long. Misalnya kamu merasa suatu koin akan naik di masa depan, saat harganya sepuluh rupiah, kamu beli, dan saat harganya naik menjadi dua puluh rupiah, kamu jual, dan selisih sepuluh rupiah itu adalah keuntunganmu. Logika membeli dulu baru menjual ini paling intuitif, dan banyak pemula mulai dari melakukan long saat belajar trading.

Namun, melakukan long juga memiliki risiko. Jika kamu salah prediksi, harga tidak naik malah turun, modalmu akan berkurang. Tapi di pasar spot, hasil terburuknya adalah kerugian, dan tidak akan sampai terjadi margin call atau likuidasi paksa.

Melakukan short sedikit lebih rumit. Short adalah pandangan bearish terhadap pasar, merasa harga koin akan turun, tetapi kamu tidak memiliki koin atau tidak cukup koin. Pada saat ini, kamu bisa meminjam koin dari exchange, langsung menjualnya untuk mendapatkan uang tunai, dan saat harga benar-benar turun, membelinya kembali untuk dikembalikan ke exchange, lalu mendapatkan selisihnya sebagai keuntungan.

Contoh yang lebih jelas. Misalnya saat ini harga koin adalah sepuluh rupiah, kamu hanya punya dua rupiah sebagai margin, tetapi kamu yakin pasar akan turun. Kamu bisa menjaminkan dua rupiah ini ke exchange, meminjam satu koin, lalu langsung menjualnya dengan harga sepuluh rupiah. Sekarang kamu punya sepuluh rupiah tunai. Jika harga benar-benar turun menjadi lima rupiah, kamu membeli satu koin dengan lima rupiah dan mengembalikannya ke exchange, dan sisa lima rupiah itu adalah keuntunganmu.

Tapi risiko di sini jauh lebih besar. Jika harga tidak turun malah naik ke dua puluh rupiah, kamu harus membeli kembali koin tersebut dengan dua puluh rupiah dan mengembalikannya ke exchange. Modal dua rupiahmu tidak cukup menanggung kerugian sebesar itu, dan akan memicu margin call atau likuidasi, sehingga modalmu hilang begitu saja. Oleh karena itu, melakukan short membutuhkan manajemen risiko yang lebih hati-hati.

Kesimpulannya, melakukan long cocok untuk investor yang optimis terhadap pasar, dan bisa dilakukan di pasar spot dengan risiko yang relatif terkendali. Jika kamu ingin ikut short atau menggunakan leverage untuk memperbesar keuntungan dari long, maka harus menggunakan trading futures atau kontrak, tetapi risiko juga akan meningkat berkali-kali lipat. Disarankan pemula mulai dari melakukan long di pasar spot untuk mengumpulkan pengalaman.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan