Pernah bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi saat trader dilikuidasi? Saya telah melihat begitu banyak orang kehilangan seluruh posisi mereka dalam hitungan detik, dan kebanyakan bahkan tidak mengerti mengapa. Izinkan saya menjelaskan apa itu likuidasi dalam trading dan bagaimana melindungi diri Anda.



Pada dasarnya, likuidasi adalah saat posisi futures Anda kehilangan cukup uang sehingga jaminan Anda tidak lagi mampu menutupinya. Kemudian, bursa secara otomatis menutup seluruh posisi Anda untuk mencegah Anda menjadi negatif. Dan boom—semua margin Anda hilang.

Begini cara kerjanya. Anda membuka posisi leverage, harga bergerak melawan Anda, kerugian belum direalisasi Anda bertambah, dan begitu mencapai harga likuidasi, sistem mengeksekusi perintah penutupan otomatis. Itu saja. Anda kehilangan semua yang Anda alokasikan untuk trading tersebut.

Misalnya, Anda memasang $100 dengan leverage 10x, jadi Anda mengendalikan total eksposur sebesar $1.000. Jika harga turun hanya 10% melawan arah Anda, Anda dilikuidasi dan kehilangan $100 tersebut. Itulah mengapa memahami mekanisme likuidasi sangat penting.

Harga likuidasi sendiri tergantung pada beberapa hal: berapa banyak leverage yang Anda gunakan, apakah Anda menggunakan margin terisolasi atau silang, saldo yang tersedia, dan seberapa volatil aset tersebut. Kebanyakan bursa menunjukkan harga ini di awal saat Anda membuka posisi.

Sekarang, bagaimana Anda benar-benar menghindari likuidasi? Pertama, jaga leverage Anda tetap rendah, terutama saat memulai. 5x atau kurang jauh lebih aman. Kedua, gunakan margin terisolasi agar satu trading buruk tidak menghapus seluruh akun Anda. Ketiga, tetapkan stop loss teknikal berdasarkan analisis Anda, bukan emosi. Keempat, hitung risiko Anda sebelum setiap trading. Kelima, jangan pernah all-in pada satu posisi. Keenam, hindari trading saat ada acara ekonomi besar seperti rilis FOMC atau CPI. Dan ketujuh, perhatikan harga likuidasi dan sesuaikan jika perlu.

Ada sesuatu yang sering dilewatkan kebanyakan orang: Anda sebenarnya bisa memanfaatkan zona likuidasi untuk keuntungan jika tahu caranya. Trader sering menempatkan stop di harga psikologis bulat. Jika Anda bisa mengidentifikasi di mana konsentrasi likuidasi besar berada, Anda kadang bisa trading bounce setelah sweep terjadi. Misalnya, jika BTC menembus support tetapi ada cluster stop besar di $60.000, banyak posisi akan dihapus di sana dan harga sering rebound keras.

Saya ingin membahas beberapa mitos yang sering saya dengar. Pertama, orang berpikir mereka hanya dilikuidasi dengan leverage sangat tinggi. Tidak benar—bahkan dengan leverage 2x Anda bisa dilikuidasi jika tidak mengelola posisi dengan baik. Kedua, mereka berpikir bursa bermaksud jahat. Itu tidak seperti itu. Likuidasi adalah aturan sistem otomatis. Yang nyata adalah trader besar bisa memanipulasi pasar untuk memicu stop.

Ini kenyataannya: likuidasi bukan kutukan, melainkan pelajaran. Setiap trader pernah mengalami likuidasi di suatu titik. Yang membedakan pemenang dari yang lain adalah siapa yang belajar melindungi modal mereka dan siapa yang tidak. Permainan trading bukan dimenangkan oleh orang yang trading paling banyak—tapi oleh orang yang bertahan paling lama dengan disiplin, strategi, dan manajemen risiko yang solid. Itulah yang benar-benar penting dalam permainan ini.
BTC2,13%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan