Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Selalu merasa bahwa nama Nicolas Kokkalis mewakili semacam idealisme teknologi khusus di dunia kripto. Latar belakang ilmuwan komputer Yunani ini tampak seperti dirancang khusus untuk era blockchain—dari penelitian sistem terdistribusi di Stanford, hingga mendirikan Pi Network, seluruh jejak kariernya mengarah ke satu arah: bagaimana membuat teknologi benar-benar melayani masyarakat.
Setelah memahami latar belakangnya, kita bisa mengerti mengapa Nicolas Kokkalis memilih untuk mengerjakan proyek seperti Pi Network. Setelah lulus dari Universitas Athena, dia melanjutkan studi di Stanford, menyelesaikan magister dan doktor di sana, dengan fokus penelitian pada sistem terdistribusi dan interaksi manusia-komputer. Yang lebih menarik lagi, selama masa studi doktoralnya dia mulai memikirkan kerangka pemrograman kontrak pintar toleran kesalahan, yang bahkan lebih awal dari konsep kontrak pintar Ethereum. Orang ini jelas bukan akademisi yang hanya berteori.
Pengalaman kewirausahaannya juga menarik. Pada tahun 2009, dia mendapatkan penghargaan Facebook Fund atas prestasinya di aplikasi sosial, kemudian bersama orang lain mendirikan Callinica untuk aplikasi mobile di bidang kesehatan dan medis, hingga pada 2011 bergabung mendirikan StartX—akselerator startup yang berafiliasi dengan Stanford ini kini bernilai lebih dari 2,6 miliar dolar. Kamu akan melihat setiap langkah Nicolas Kokkalis mengumpulkan sesuatu, entah itu kedalaman teknologi, pengalaman berwirausaha, maupun pemahaman pasar.
Titik balik yang sebenarnya datang pada 14 Maret 2019, ketika dia bersama Chengdiao Fan dan Vincent McPhillip meluncurkan Pi Network. Ide inti dari proyek ini sebenarnya cukup sederhana—memungkinkan orang biasa berpartisipasi dalam jaringan kripto hanya dengan ponsel, memecahkan hambatan sebelumnya yang mengharuskan penambang menggunakan perangkat keras khusus. Dari sudut pandang ini, seluruh karier Nicolas Kokkalis sebenarnya sedang mempersiapkan momen ini.
Kemudian dia juga mengajar mata kuliah pertama tentang aplikasi desentralisasi di Stanford (CS359B), menjadi anggota jaringan pakar blockchain World Economic Forum, dan pada 2020 masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30. Prestasi-prestasi ini sendiri bukan fokus utama, tetapi yang penting adalah dia terus menggunakan pengaruh akademik dan praktik kewirausahaan untuk mendorong pemikiran di seluruh industri.
Sekarang, melihat perkembangan Pi Network dari konsep awal hingga secara bertahap menuju tahap Open Mainnet, visi Nicolas Kokkalis—melalui teknologi agar lebih banyak orang mendapatkan akses ke aset digital—perlahan menjadi kenyataan. Inilah mungkin alasan mengapa proyek ini mampu menarik jutaan pengguna di seluruh dunia. Bagi mereka yang mengikuti perkembangan ekosistem kripto, Nicolas Kokkalis dan proyeknya memang layak untuk terus diamati. Menurutmu, bagaimana arah masa depan Pi?