Belakangan ini saya sedang memikirkan tentang topik pengisian posisi kembali, dan menemukan bahwa banyak orang masih memiliki pemahaman yang keliru tentang hal ini. Sebenarnya, pengisian posisi kembali adalah sebuah alat investasi, tujuannya untuk membantu menurunkan biaya posisi yang dipegang, tetapi syaratnya adalah Anda harus mampu menilai arah pasar, jika tidak, pengisian posisi kembali secara buta malah akan memperburuk kerugian.



Pengamatan saya adalah, tidak semua orang cocok menggunakan logika pengisian posisi kembali ini. Pertama, Anda harus memiliki kemampuan untuk menilai tren pasar dalam beberapa hari ke depan secara akurat, kedua, harus memiliki dana cadangan yang cukup — jika sudah menggunakan delapan puluh persen dari posisi, jangan berharap untuk mengisi posisi kembali. Pengaturan dana sangat penting, ketika rasio dana cadangan terhadap posisi saat ini setidaknya mencapai 1:1, baru ada ruang untuk melakukan pengisian posisi kembali.

Mari saya ceritakan tentang metode saya sendiri. Biasanya saya menggunakan metode penambahan posisi piramida, sebagai contoh untuk posisi long, membeli sebagian di posisi rendah, misalnya satu koin, menunggu tren naik ke level tertentu lalu membeli satu lagi, dan saat harga terus naik membeli dua lagi, dan seterusnya. Keuntungan dari metode ini adalah jumlah yang dibeli di posisi rendah selalu lebih banyak daripada di posisi tinggi, secara alami biaya rata-rata Anda akan lebih rendah dari harga pasar. Ketika sudah yakin pasar akan berbalik arah, lakukan penutupan posisi secara cepat sekaligus atau dalam dua langkah — perhatikan bahwa kunci di sini adalah keluar dari posisi dengan cepat.

Namun, ada beberapa jebakan dalam pengisian posisi kembali yang harus dihindari. Pertama, sebelum menggunakan metode ini, Anda harus cukup mengenal produk yang akan dioperasikan, harus mengalami proses dari kenaikan ke penurunan atau sebaliknya secara lengkap, benar-benar memahami situasi secara menyeluruh. Kedua, hanya bisa digunakan dalam tren pasar yang didukung oleh fundamental yang mendukung tren satu arah, jika digunakan saat pasar berfluktuasi atau saat pembalikan, biasanya kerugian lebih besar daripada keuntungan. Ketiga, harus mengikuti prinsip piramida secara ketat, agar biaya tetap menguntungkan. Keempat, dan yang paling penting — pengisian posisi kembali hanyalah sebuah teknik, tujuannya untuk mendapatkan keuntungan, jangan pernah melakukan pengisian posisi kembali hanya demi pengisian posisi kembali.

Saya selalu mengatakan kepada orang lain, dalam berinvestasi, belajar harus menjadi prioritas utama, dan menghasilkan uang adalah prioritas kedua. Anda perlu mengumpulkan pengetahuan secara jangka panjang, membangun sistem penilaian sendiri, agar tidak selalu bergantung pada pandangan analis. Ketika Anda memahami analisis teknikal, saat menghadapi pasar yang berfluktuasi secara kontra tren, Anda bisa menanggapi dengan tenang, dan memastikan keuntungan yang seharusnya didapatkan tetap aman. Pilihan lebih penting daripada usaha keras, jika tren Anda akurat, baik dalam pasar bullish maupun bearish, Anda akan menemukan peluang. Cryptocurrency utama seperti BTC harus dipelajari secara mendalam, menguasai ritme pasar, dan meraih keuntungan secara stabil adalah kunci utama.
BTC0,72%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan