Apakah kamu sudah pernah mendengar istilah ATH dalam petualanganmu di pasar kripto? Itu salah satu konsep yang harus kamu ketahui jika ingin serius dalam trading. ATH apa sebenarnya? All Time High hanyalah tingkat harga tertinggi yang pernah dicapai suatu aset dalam sejarahnya. Kedengarannya sederhana, tetapi implikasinya benar-benar penting.



Ketika pertama kali saya melihat cryptocurrency mencapai rekor tertinggi, saya merasa itu adalah kemenangan murni. Semua investor merasa bersemangat, media memberitakan tentang peluang baru. Tapi saya cepat belajar - ATH apa artinya bagi kamu sebagai trader, tergantung sepenuhnya pada kapan kamu masuk posisi. Membeli di puncak adalah resep untuk kerugian. Itu adalah saat di mana sebagian besar pemain yang tidak berpengalaman melompat ke pasar.

Biasanya, ketika muncul rekor harga baru, orang bertindak lebih berdasarkan insting daripada analisis. Mereka melihat harga naik, dan ingin menjadi bagian dari aksi. Masalahnya, saat itu sudah tidak banyak bahan bakar untuk kenaikan. Pasar telah menyerap sebagian besar pasokan yang tersedia, dan setelah mencapai puncak biasanya terjadi periode pengujian atau koreksi, yang bisa berlangsung berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan.

Apa yang harus dilakukan saat mendekati ATH? Ada beberapa alat praktis yang sebaiknya digunakan. Fibonacci adalah favorit saya - level 23,6%, 38,2%, 50%, 61,8%, dan 78,6% sering berfungsi sebagai support dan resistance. Moving Average (MA) juga berguna bagi saya - jika harga di bawah garis MA, biasanya kita sedang dalam tren turun. Sederhana, tetapi efektif.

Jika kamu ingin meminimalkan risiko, ingatlah tiga tahap perubahan: aksi (harga menembus resistance), reaksi (daya tarik melemah, pengujian kestabilan), dan solusi (konfirmasi atau pembalikan tren). Identifikasi pola candlestick tepat di bawah titik break - sering kali berupa dasar bulat atau persegi.

Sekarang, setelah kamu tahu apa itu ATH dan bagaimana berperilaku, ada keputusan di depanmu. Jika kamu adalah investor jangka panjang yang percaya pada proyek tersebut, kamu bisa mempertahankan posisi. Tapi kebanyakan orang memilih pendekatan yang lebih hati-hati - menjual sebagian aset di puncak untuk mengamankan keuntungan. Saya pribadi menggunakan ekstensi Fibonacci untuk menilai apakah rekor saat ini benar-benar akhir dari tren kenaikan.

Tetapkan aturan yang jelas sebelum kamu masuk posisi. Tentukan keuntungan minimal yang ingin kamu capai, dan titik di mana kamu akan menutup posisi jika tren berbalik. Tingkatkan eksposur hanya jika rasio risiko terhadap keuntungan menguntungkan bagi kamu dan harga berada di level support MA.

ATH apa akhirnya bagi kamu? Itu bukan sinyal buruk atau baik secara sendiri - itu sinyal untuk bertindak berdasarkan rencana. Setiap trader harus memiliki strategi jika asetnya mencapai puncak baru. Apakah kamu pernah berada dalam situasi seperti itu? Bagaimana pengalamanmu? Bagikan pemikiranmu - selalu ada nilai belajar dari pengalaman orang lain.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan