Saya perhatikan, sebelum halving Bitcoin, mereka aktif membahas rekor tertinggi. Ngomong-ngomong, jika kamu tidak tahu apa itu ATH dalam kripto - itu pada dasarnya harga tertinggi yang pernah dicapai sebuah aset sepanjang sejarahnya. Saya ingat, pada November 2021, Bitcoin melonjak hingga 69.040 dolar, dan itu adalah rekor absolut saat itu. Sekarang, di tengah kenaikan pasar kripto secara umum, energi FOMO ini muncul kembali, ketika semua takut melewatkan momen.



Jadi, apa itu ATH dalam kripto secara lebih detail? Ini bukan sekadar harga, tetapi kapitalisasi pasar maksimum dari aset selama keberadaannya. Menariknya, kapitalisasi ini bisa diperbarui bahkan tanpa kenaikan harga token itu sendiri, jika terjadi pembakaran koin. Trader terus membandingkan harga saat ini dengan rekor tertinggi ini untuk memahami seberapa jauh lagi kenaikan bisa terjadi.

Mengapa ATH dalam kripto sangat penting? Karena ini adalah indikator sentimen pasar. Ketika sebuah aset mendekati puncaknya, volatilitas mulai muncul - sebagian merealisasikan keuntungan, yang lain terbawa emosi dan mulai membeli dengan terburu-buru. ATH sering menjadi level resistance, dari mana harga bisa berbalik turun. Tapi jika harga menembus level ini dengan volume yang baik, itu bisa menandakan kelanjutan tren bullish.

Ada indikator kebalikan - ATL, yaitu titik terendah historis. Jika pencapaian ATH menimbulkan euforia, maka ATL bisa menakut-nakuti trader. Tapi penting diingat, bahwa titik terendah ini tidak menjamin penurunan lebih lanjut. Sebaliknya, kadang ini adalah titik masuk yang bagus untuk investor jangka panjang, jika proyek tersebut memiliki indikator fundamental yang kuat.

Dalam praktiknya, ada dua pendekatan dalam trading saat mencapai ATH. Pertama - trading pada breakout. Jika harga menembus rekor tertinggi dengan konfirmasi volume dan berita positif, bisa masuk posisi long setelah pengujian ulang level tersebut. Stop-loss ditempatkan sedikit di bawah level yang ditembus, dan take-profit bisa di-trail atau ditetapkan sebelumnya.

Pendekatan kedua - trading saat koreksi. Setelah mencapai ATH, pasar sering melakukan koreksi. Saat itu, bisa mencari tanda-tanda pembalikan bearish - penurunan volume, penembusan level support, sinyal indikator seperti RSI atau MACD. Posisi short dibuka setelah konfirmasi koreksi, dengan stop-loss di atas puncak.

Yang utama - jangan terbawa emosi dan ingat bahwa ATH dalam kripto hanyalah salah satu alat analisis. Harus melihat teknologi proyek, tim, pengembangan, dan prospek pasar. Menembus rekor tertinggi tidak menjamin pertumbuhan yang berkelanjutan, jadi selalu penting memiliki strategi yang tepat dan manajemen risiko. Sekarang, saat Bitcoin kembali menguat, pantau level-level ini dengan lebih cermat.
BTC2,31%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan