Kebuntuan diplomatik antara AS dan Iran semakin dalam. Presiden Donald Trump menolak proposal perdamaian 14 poin baru Iran, yang diajukan melalui Pakistan, sebagai "tidak dapat diterima." Berbicara kepada media Israel pada 3 Mei 2026, Trump menyatakan, "Saya telah meninjau proposal baru Iran dan itu tidak dapat diterima oleh saya."



✨ Isi Proposal dan Alasan Penolakan

🔹 Iran menyerahkan draf akhir negosiasi kepada AS pada Kamis malam, 30 April, melalui mediator Pakistan. Proposal ini didasarkan pada memastikan gencatan senjata terlebih dahulu, diikuti oleh periode 30 hari untuk membahas rincian. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Ismail Bekayi menjelaskan ruang lingkup proposal tersebut, dengan menyatakan, "Isu nuklir tidak termasuk dalam poin-poin ini."

🔹 Trump, dalam sebuah pernyataan di platform Truth Social, mengklaim bahwa Iran "belum membayar harga yang cukup tinggi atas apa yang telah dilakukan terhadap kemanusiaan dan dunia selama 47 tahun terakhir." Retorika keras ini menunjukkan bahwa Washington mengharapkan konsesi yang lebih komprehensif dari Teheran.

✨ Gencatan Senjata Rapuh, Selat Hormuz Ditutup

🔹Perang, yang dimulai dengan serangan udara mendadak AS dan Israel pada 28 Februari, telah dihentikan oleh gencatan senjata yang rapuh sejak 8 April. Namun, blokade Selat Hormuz terus berlanjut. Minyak mentah Brent menguji level tertinggi sejak 2022 pada hari Kamis di $126 dan saat ini diperdagangkan sekitar $122.

🔹Penyekatan jalur air penting ini, melalui mana sekitar 20% pasokan energi dunia melewati, meningkatkan tekanan inflasi global. Harga bensin meningkat di AS, dan pemerintahan Trump semakin berada di bawah tekanan dari opini publik domestik menjelang pemilihan tengah tahun November.

✨ Opsi Militer di Meja, Pasar Waspada

🔹 Pernyataan Trump, "Apakah kita ingin pergi dan menghancurkan mereka sepenuhnya dan menyelesaikan ini selamanya? Atau kita mencoba membuat kesepakatan?", menunjukkan bahwa opsi militer masih ada di meja. Menurut Axios, CENTCOM sedang menyusun rencana untuk gelombang serangan baru terhadap Iran.

🔹 Sebaliknya, sebuah jajak pendapat Washington Post-ABC News-Ipsos mengungkapkan bahwa 61% orang Amerika menganggap penggunaan kekuatan militer Trump terhadap Iran sebagai kesalahan. Situasi ini menempatkan administrasi dalam posisi yang sulit, baik secara diplomatik maupun militer.

✨ Diplomasi tidak bisa bernafas di bawah bayang-bayang perang; jika pasar tidak dapat menilai damai, mereka akan menilai ketidakpastian.

⚠️ Jangan lupa untuk menandai stop-loss dan mengelola risiko dengan baik. 👉NFA
👉 DYOR
#OilBreaks110
#Gate广场 #创作者狂欢 #内容挖矿
#GateSquareMayTradingShare
$XTIUSD

$XBRUSD
XTIUSD3,21%
XBRUSD-2,16%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 1
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
FenerliBaba
· 2jam yang lalu
Ape In 🚀
Balas0
  • Sematkan