Belakangan ini banyak pemula yang mengalami kerugian besar di pasar futures, sebenarnya seringkali karena satu kata—margin call atau likuidasi otomatis.



Jelasnya, margin call adalah ketika kerugianmu terlalu besar, dana jaminan di akun tidak cukup lagi, dan bursa akan memaksa menutup posisi kamu. Cryptocurrency, futures, dan pasar forex semuanya bisa mengalami masalah ini.

Mengapa bisa terjadi margin call? Alasan utamanya satu: leverage. Banyak orang suka menggunakan uang kecil untuk melakukan trading dengan leverage beberapa kali lipat bahkan puluhan kali, ini disebut leverage. Bursa seperti meminjamkan uang padamu, dan uang pinjaman ini digunakan untuk memperbesar keuntungan sekaligus memperbesar risiko. Sama seperti prinsip tuas dalam fisika, semakin besar gaya yang digunakan, semakin besar pula gaya reaksi yang timbul.

Contohnya, harga Bitcoin 50.000, kamu pakai 500 USD dengan leverage 100x, maka nilai posisi adalah 50.000. Jika harga naik 1%, posisi kamu menjadi 50.500, keuntungan 500. Kedengarannya bagus, kan? Tapi masalahnya, jika harga turun 1%, kamu langsung margin call dan akunmu kosong. Inilah mengapa keuntungan tinggi selalu disertai risiko tinggi.

Setiap bursa memiliki standar perhitungan margin call yang berbeda-beda, ada yang margin call saat kerugian 90%, ada yang 100%, jadi saat trading sebaiknya langsung cek harga likuidasi yang diberikan bursa.

Untuk menghindari margin call, saran saya adalah poin-poin berikut:

Pertama, jika bisa jangan mainkan leverage kontrak. Kalau mau main, pilih leverage kecil, jangan langsung 100x. Kedua, harus punya kesadaran stop loss. Saat pasar turun drastis, jangan berharap keberuntungan, segera tutup posisi jika perlu. Ketiga, jangan terlalu sering melakukan trading berlebihan, juga jangan ikut-ikutan blindly. Terakhir, jangan setelah rugi malah menambah posisi untuk balas dendam, itu hanya akan membuat kerugian makin dalam.

Ada satu detail yang sering diabaikan banyak orang: setelah margin call, bursa akan mengenakan biaya likuidasi otomatis, biaya ini cukup tinggi. Jadi, daripada menyesal kemudian, lebih baik berhati-hati sejak awal.

Ada juga pengetahuan kecil, dalam kontrak perpetual ada dua mode. Mode full margin, semua aset di akun digunakan sebagai margin, margin call lebih lambat tapi jika terjadi margin call, semua hilang. Mode isolated margin, setiap posisi punya margin terpisah, margin call pada satu posisi tidak mempengaruhi posisi lain, risiko lebih tersebar.

Intinya, leverage harus diiringi risiko, ini adalah aturan dasar trading. Semoga semua bisa bersikap rasional terhadap masalah margin call, jangan sampai karena serakah sesaat, modal utama malah hilang.
BTC-2,35%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Disematkan