Di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran, retorika diplomatik dan militer terus menunjukkan perbedaan yang mencolok. Perwakilan Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa tujuan utama dari rencana Teheran yang terdiri dari 14 poin adalah untuk menghentikan perang, menambahkan bahwa tidak ada satupun poin dalam rencana tersebut yang menyebutkan masalah nuklir.



Pernyataan ini menunjukkan bahwa prioritas Iran dalam proses saat ini adalah menghentikan konflik, sementara isu nuklir dipandang sebagai topik terpisah untuk negosiasi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan