Saya membaca sesuatu yang menarik tentang keputusan Bill Gates terkait kekayaannya. Pada dasarnya dia memutuskan bahwa ketiga anaknya akan mewarisi kurang dari 1% dari total kekayaannya. Dengan kekayaan bersih sekitar 128 miliar dolar, ini berarti sedikit lebih dari 1 miliar untuk masing-masing, bukan untuk ketiganya sekaligus.



Gates menjelaskannya seperti ini: anak-anaknya mendapatkan pendidikan dan dukungan yang baik, tetapi memberinya terlalu banyak uang tidak akan membantu mereka. Dia ingin mereka menemukan jalur kesuksesan mereka sendiri, bukan hidup di bawah bayang-bayang kekayaan ayah mereka. Dia juga tidak memaksa mereka untuk mengelola Microsoft. Dia lebih suka mereka membangun penghasilan dan peluang mereka sendiri.

Yang menarik sebenarnya adalah perbandingan dengan Warren Buffett. Dia juga miliarder, teman Gates selama bertahun-tahun, tetapi memiliki pendekatan yang sedikit berbeda. Pada Thanksgiving 2024, Buffett mengubah 1600 saham Berkshire kelas A menjadi 2,4 juta saham kelas B dan menyumbangkannya ke yayasan keluarga yang dikelola oleh ketiga anaknya. Nilai total sekitar 1,143 miliar.

Namun yang menarik di sini adalah bahwa Buffett memiliki filosofi yang sama dengan Gates, hanya diekspresikan secara berbeda. Dia mengatakan bahwa orang tua kaya harus meninggalkan cukup uang kepada anak-anak mereka untuk melakukan apa saja, tetapi tidak sebanyak sehingga mereka tidak perlu melakukan apa-apa. Dia telah memberikan jutaan kepada anak-anaknya selama bertahun-tahun, tetapi warisan utama akan diserahkan ke dana amanah amal yang harus mereka kelola bersama setelah kematiannya.

Jadi sebenarnya Gates dan Buffett hampir berpikir sama: kekayaan bertujuan memberi peluang, bukan menciptakan parasit. Perbedaannya adalah Buffett melibatkan anak-anak dalam pengelolaan dana filantropi, sementara Gates lebih memilih memisahkan sepenuhnya dari warisan pribadi mereka.

Buffett juga menyarankan kepada semua orang tua untuk membaca wasiat kepada anak-anak mereka saat mereka masih hidup, agar terhindar dari kebingungan dan konflik di kemudian hari. Dia melihat terlalu banyak keluarga yang hancur karena wasiat yang salah dipahami.

Memikirkannya, ini adalah pelajaran menarik tentang bagaimana kekayaan orang yang mencapai tingkat kekayaan tertentu menjadi masalah tanggung jawab, bukan hanya warisan. Baik Gates maupun Buffett memutuskan bahwa uang mereka akan memberi manfaat lebih besar di dunia melalui yayasan daripada disimpan di rekening bank anak-anak mereka. Saya bertanya-tanya berapa banyak miliarder lain yang akan berpikir seperti ini di tahun-tahun mendatang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan