Saya baru menyadari satu hal setelah bertahun-tahun di crypto - kalimat 'merah tidak beli, hijau apa yang dijual' terdengar sangat familiar, tapi kenyataannya berapa banyak orang yang benar-benar melakukannya? Saya sendiri belum pernah melihat ada yang melakukannya.



Apa kenyataannya? Kebanyakan dari kita, termasuk saya, memiliki sifat serakah. Ketika pasar sedang panas, kita sering melakukan all-in seluruh modal, kurang disiplin, tidak menyisihkan sejumlah uang tunai untuk siap menghadapi masa sulit. Lalu ketika pasar berbalik arah, token turun 15-20%, kita kehabisan uang untuk 'berbelanja' dan harus menyaksikan peluang berlalu begitu saja.

Saya telah belajar dari kesalahan tersebut. Kunci utamanya adalah menyisihkan sebagian modal - sekitar 30% - untuk menunggu. Ketika pasar runtuh, ketika token turun secara serentak, itulah saatnya Anda bisa bertindak. Pengalaman ini bukan sekadar teori kosong - ini telah membantu saya dan orang lain menghasilkan uang nyata.

Jadi, ingatlah: merah tidak beli, hijau apa yang dijual? Untuk menjual, harus punya uang untuk membeli kembali saat peluang datang. Itu rahasianya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan