Saya menyadari bahwa banyak trader pemula mengabaikan pola lilin, dan itu salah. Sudah beberapa tahun saya bekerja dengan kripto, dan bisa saya katakan - ini adalah salah satu alat paling berguna untuk analisis.



Grafik lilin membantu memvisualisasikan pergerakan harga selama periode tertentu. Setiap lilin menunjukkan harga pembukaan, penutupan, tertinggi, dan terendah. Lilin hijau adalah kenaikan, merah adalah penurunan. Sederhana dan jelas.

Yang menarik, grafik ini ditemukan di Jepang pada abad ke-18 untuk analisis harga beras. Sekarang mereka digunakan di mana-mana, termasuk pasar cryptocurrency.

Pola adalah kombinasi lilin yang berulang dan memberikan sinyal tentang kemungkinan pembalikan atau kelanjutan tren. Ada pola bullish yang menunjukkan kenaikan, dan bearish - untuk penurunan.

Ambil contoh palu. Ini adalah lilin dengan sumbu bawah yang panjang di akhir tren menurun. Menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan dari penjual, pembeli mengembalikan harga ke atas. Palu hijau adalah sinyal yang lebih kuat daripada merah.

Nah, pola palu terbalik adalah kebalikannya. Sumbu panjang di atas, badan kecil di bawah. Muncul di akhir penurunan dan bisa menunjukkan pembalikan ke atas. Pola palu terbalik menunjukkan bahwa penjual kehabisan tenaga, dan pembeli mulai mengendalikan situasi.

Pola palu terbalik lainnya yang menarik adalah ketika harga menembus ke atas, tetapi kemudian kembali ke level pembukaan. Ini menunjukkan ketidakpastian pasar.

Berikut lagi pola yang berguna: tiga tentara putih (tiga lilin hijau berturut-turut - sinyal kenaikan), tiga gagak hitam (tiga merah - untuk penurunan), harami (lilin kecil di dalam lilin besar - pelemahan tren), doji (pembukaan dan penutupan di level yang sama - ketidakpastian).

Tapi yang penting adalah - jangan hanya bergantung pada pola. Selalu perhatikan volume, level support dan resistance, arah tren secara umum. Kombinasikan dengan moving average, RSI, MACD. Periksa di beberapa timeframe - harian, jam, 15 menit.

Selubung gelap adalah pola bearish lain yang suka saya pantau. Lilin merah dibuka di atas penutupan lilin hijau sebelumnya, lalu ditutup di bawah tengahnya. Sering disertai volume besar - ini sinyal perubahan suasana hati.

Tentang konsolidasi - metode tiga naik dan tiga turun menunjukkan kelanjutan tren saat ini. Tiga lilin merah kecil dalam tren naik - ini adalah konsolidasi sebelum dorongan baru ke atas.

Dojji - pembicaraan tersendiri. Ini adalah lilin ketidakpastian. Ada variasi: doji nisan (bearish), doji kaki panjang (ketidakpastian maksimal), doji capung (bisa bullish maupun bearish). Di pasar kripto karena volatilitas sering muncul spinner - mirip doji, tetapi pembukaan dan penutupan tidak sempurna cocok.

Mengenai celah harga - di kripto ini jarang terjadi karena pasar beroperasi 24/7. Celah lebih khas untuk pasar tradisional.

Saat saya mulai analisis, saya selalu mengikuti algoritma sederhana. Pertama belajar dasar-dasarnya - cara membaca lilin, membedakan pola. Lalu kombinasikan dengan indikator lain. Perhatikan beberapa periode waktu sekaligus. Dan yang terpenting - selalu kelola risiko, pasang stop-loss.

Pola lilin tentu bukanlah cawan suci. Mereka memberi gambaran umum tentang kekuatan pembeli dan penjual. Tapi jika digunakan dengan benar, bersama alat analisis lain, peluang keberhasilan transaksi meningkat secara signifikan.

Itulah sebabnya saya menyarankan setiap trader meluangkan waktu mempelajari alat ini. Bahkan jika ini bukan dasar strategi Anda, memahami pola lilin akan membantu membaca pasar dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih beralasan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan