Belakangan ini ada yang bertanya kepada saya bagaimana memahami garis-garis di grafik trading, sebenarnya hanya beberapa indikator yang sering muncul berulang kali. Hari ini saya akan jelaskan beberapa yang paling umum digunakan, dijamin langsung paham setelah mendengar.



Pertama, mari bahas garis moving average, yaitu ma. Prinsip dari ini sangat sederhana, menjumlahkan harga dalam suatu periode waktu lalu membaginya dengan jumlah hari, itulah harga rata-rata. Misalnya, nilai ujian terakhir lima kali adalah 80, 85, 90, 95, 100, maka nilai rata-ratanya adalah 90. Garis merah di grafik itu mewakili ma, yang bisa membantu kamu melihat tren harga secara keseluruhan, tidak akan terganggu oleh fluktuasi jangka pendek.

Lalu ada ema, yaitu exponential moving average. Ini lebih pintar dari ma karena sangat memperhatikan perubahan harga terbaru. Masih dengan contoh ujian, jika kamu belakangan ini mendapatkan nilai yang sangat baik, ema akan lebih cepat mencerminkan tren peningkatan nilai kamu. Biasanya garis biru di grafik adalah ema, kamu akan menemukan bahwa ia bereaksi lebih sensitif dibandingkan garis ma, dan lebih peka terhadap perubahan harga.

Bollinger Bands terdiri dari tiga garis, di tengah adalah ma, dan di atas serta di bawah adalah upper band dan lower band. Bayangkan sebuah karet gelang, harga berada dalam batas normal di dalam pita tersebut, jika terlalu ditekan akan memantul kembali. Garis hijau adalah upper dan lower band, garis merah adalah garis rata-rata di tengah, biasanya harga tidak akan keluar dari rentang ini terlalu jauh.

Volume transaksi ini lebih langsung. Melihat berapa banyak orang yang membeli dan menjual, kolom yang lebih tinggi menunjukkan transaksi yang lebih aktif. Misalnya, toko permen hari ini kedatangan 100 anak yang berebut, volume transaksi besar; kalau hanya 10 orang, volumenya kecil. Grafik batang di bagian bawah menunjukkan performa volume transaksi tersebut.

Sebenarnya, menguasai ma dan ema sebagai indikator dasar, ditambah volume transaksi, sudah cukup untuk membaca sebagian besar grafik. Sisanya indikator seperti MACD, RSI, KDJ, adalah pengembangan dari dasar-dasar ini. Jika kamu sering melihat grafik trading, konsep-konsep ini dalam waktu tidak lama akan kamu pahami secara alami.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan