Saya menemukan bahwa otak manusia benar-benar pandai berakting: saat keuntungan sementara, seolah-olah tidak melihatnya, bahkan sebelum tidur masih bisa ngecek beberapa kali; begitu mengalami kerugian kecil saja, otak langsung mulai menulis novel horor, berulang kali memikirkan "haruskah saya jual" "apakah besok langsung kena jarum"... lalu semakin dipikirkan semakin sadar. Singkatnya, saat rugi seperti barang yang dicuri orang, padahal belum benar-benar dijual, suasana hati sudah terlebih dahulu hancur.



Belakangan, tarifnya ekstrem, di grup lagi ribut apakah ini pembalikan atau terus menggelembung, aku melihat angka itu jadi makin susah tidur—bukan takut ketinggalan, tapi takut "buktikan aku salah". Setelah itu aku belajar lebih bijak: posisi kecil, sebelum tidur tidak memantau pasar, kalau benar-benar mau bergerak juga buat alasan, jangan cuma mengandalkan emosi.

Yang aku pelajari bukan teknik, melainkan aku sama sekali bukan sedang memperdagangkan koin, aku sedang berduel dengan "takut rugi" dalam diriku.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar