Penelitian: Peningkatan tarif mobil AS akan menyebabkan kerugian sebesar 15 miliar euro bagi Jerman

robot
Pembuatan abstrak sedang berlangsung

Jurnalis pada tanggal 2 memperoleh informasi dari Institut Ekonomi Dunia Kiel, Jerman, bahwa analisis dari lembaga tersebut menunjukkan bahwa rencana Amerika Serikat untuk meningkatkan tarif impor mobil dari Uni Eropa akan berdampak besar pada ekonomi Jerman, dengan kerugian output industri mobil Jerman dalam jangka pendek mencapai 15 miliar euro, dan kerugian jangka panjang bisa mencapai 30 miliar euro. Berdasarkan analisis ini, rantai industri mobil Eropa menunjukkan kerentanan yang cukup tinggi dalam konflik perdagangan, dan putaran baru tarif mobil AS akan membawa dampak yang signifikan. Selain Jerman, negara-negara seperti Italia, Slovakia, dan Swedia juga akan menghadapi kerugian besar. Presiden AS Donald Trump pada tanggal 1 mengunggah di media sosial bahwa AS akan menaikkan tarif mobil dari Uni Eropa dari 15% menjadi 25% minggu depan, dan menuduh Uni Eropa tidak mematuhi perjanjian perdagangan yang ada.
Ketua Asosiasi Industri Mobil Jerman, Hildegard Müller, memperingatkan bahwa langkah ini dari pihak AS akan merugikan kepentingan konsumen AS juga, dan dia menyerukan agar Uni Eropa dan AS segera memulai dialog, serta mematuhi perjanjian perdagangan yang ada bersama-sama. AS adalah pasar ekspor penting bagi industri mobil Jerman. Data dari Asosiasi Industri Mobil Jerman menunjukkan bahwa pada tahun 2025, Jerman akan mengekspor sekitar 3,17 juta mobil, dengan hampir 410.000 di antaranya dikirim ke AS, turun 9% dibandingkan tahun sebelumnya. (Xinhua)

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan