Ketika saya mulai memahami kripto, kebingungan terbesar adalah dengan istilah short dan long. Tampaknya ini sesuatu yang rumit, tetapi kemudian saya mengerti - ini hanyalah dua cara untuk mendapatkan uang dari pergerakan harga. Saya ingin berbagi bagaimana sebenarnya ini bekerja.



Pertama sedikit sejarah. Asal usul kata-kata ini sudah sulit dilacak, tetapi referensi pertama tentang short dan long dalam konteks perdagangan muncul sejak pertengahan abad ke-19. Logika dari nama-nama ini sederhana - long (dari bahasa Inggris, panjang) adalah posisi untuk kenaikan, yang biasanya dibuka untuk waktu yang lama karena harga naik lebih lambat daripada turun. Short (pendek) adalah posisi untuk penurunan, yang bisa ditutup lebih cepat.

Mekanisme long sendiri paling mudah dipahami. Kamu cukup membeli aset pada harga saat ini dan menunggu harganya naik. Misalnya, Bitcoin seharga 30 ribu, kamu yakin akan naik ke 40 ribu, beli dan tunggu. Selisih antara harga beli dan jual adalah keuntunganmu. Dengan short sedikit berbeda. Kamu meminjam aset dari bursa, langsung menjualnya pada harga saat ini, menunggu harga turun, lalu membelinya kembali dengan harga lebih murah. Kemudian mengembalikan jumlah yang sama ke bursa, dan selisihnya menjadi keuntunganmu. Kedengarannya lebih rumit daripada kenyataannya.

Dalam komunitas kripto, biasanya membagi trader menjadi bullish dan bearish. Bullish percaya harga akan naik, membuka posisi long dan mendorong permintaan ke atas. Bearish sebaliknya, mengharapkan penurunan, membuka posisi short dan dengan demikian menekan harga. Dari pemisahan ini muncul istilah pasar bullish (ketika semuanya naik) dan bearish (ketika semuanya turun).

Sekarang tentang futures - ini adalah alat yang memungkinkan kamu membuka short sama sekali. Di pasar spot kamu hanya bisa membeli, tetapi dengan kontrak futures kamu bisa mendapatkan keuntungan dari penurunan harga juga. Ada futures bullish untuk long dan futures bearish untuk short. Dalam kripto, paling sering digunakan kontrak tanpa tanggal kedaluwarsa, yang artinya kamu bisa mempertahankan posisi selama yang kamu perlukan. Tapi, kamu harus membayar biaya pembiayaan setiap beberapa jam.

Hedging adalah ketika kamu membuka posisi berlawanan untuk melindungi diri. Misalnya, kamu membeli dua Bitcoin dan mengharapkan kenaikan, tetapi tidak yakin, kamu bisa sekaligus membuka short satu Bitcoin. Jika harga turun, kerugian dari long akan sebagian tertutupi oleh keuntungan dari short. Tentu saja, ini juga mengurangi potensi keuntungan, tetapi membuat tidur lebih nyenyak.

Salah satu bahaya utama saat bekerja dengan leverage adalah likuidasi. Jika harga bergerak tajam melawanmu dan margin tidak cukup, bursa akan menutup posisi kamu. Sebelumnya biasanya ada margin call, tawaran untuk menambah jaminan. Jika tidak dilakukan, transaksi akan otomatis ditutup.

Mengenai kelebihan dan kekurangan. Long lebih mudah dipahami pemula - ini pada dasarnya pembelian biasa. Short lebih rumit secara logis dan psikologis, karena penurunan terjadi lebih cepat dan lebih tak terduga daripada kenaikan. Selain itu, jika menggunakan leverage, ingat bahwa ini meningkatkan tidak hanya keuntungan, tetapi juga risiko. Kamu harus terus memantau tingkat margin dan tidak terlalu percaya diri.

Pada akhirnya, short dan long hanyalah alat. Kamu memilih posisi tergantung dari bagaimana kamu melihat pergerakan harga. Futures memungkinkan mendapatkan keuntungan dari kedua arah tanpa harus memiliki asetnya. Tapi ingat - semakin besar potensi pendapatan, semakin besar risikonya. Manajemen risiko dan kepala dingin adalah teman terbaikmu dalam trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan