Wawancara dengan Tim yang Membawa Zero Knowledge ke XRP

@media only screen and (min-width: 0px) and (min-height: 0px) { div[id^=“wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5”]{lebar:320px;tinggi:100px;} } @media only screen and (min-width: 728px) and (min-height: 0px) { div[id^=“wrapper-sevio-6a57f7be-8f6e-4deb-ae2c-5477f86653a5”]{lebar:728px;tinggi:90px;} }

Sebuah postingan terbaru dari pendiri Genfinity Ryan Solomon telah menarik perhatian pada sebuah pengembangan teknis yang dapat mempengaruhi cara institusi mendekati adopsi blockchain.

Dalam postingan yang dibagikan di X, Solomon menyatakan bahwa dia telah mewawancarai tim yang bekerja untuk memperkenalkan kemampuan zero-knowledge ke XRP Ledger, menggambarkannya sebagai penghalang terakhir untuk partisipasi institusional dan menekankan peran privasi yang dapat diprogram dalam jaringan.

Wawancara Fokus pada Privasi dan Kebutuhan Institusi

Video yang dilampirkan pada postingan menampilkan diskusi mendalam dengan Emiliano Bonassi, Wakil Presiden Teknik di Boundless. Selama wawancara, Bonassi menjelaskan bahwa Boundless, bekerja sama dengan XRPL Commons, telah mengimplementasikan verifier bukti zero-knowledge pertama secara langsung di testnet XRP Ledger. Pengembangan ini memungkinkan pengguna memvalidasi perhitungan di luar rantai secara on-chain tanpa mengungkapkan data sensitif.

Bonassi menyatakan bahwa blockchain publik menyediakan fondasi yang andal untuk transaksi keuangan, tetapi mencatat bahwa transparansi telah membatasi partisipasi institusional. Dia menjelaskan bahwa setiap transaksi di buku besar publik dapat dilihat, yang dapat mengekspos aktivitas keuangan seperti pendapatan, struktur penggajian, dan operasi strategis. Menurutnya, tingkat keterbukaan ini menciptakan risiko bagi bisnis dan institusi keuangan yang membutuhkan kerahasiaan.

Diskusi tersebut memperkenalkan konsep lapisan privasi yang dapat dikonfigurasi. Alih-alih menyembunyikan semua data, sistem memungkinkan pengungkapan selektif. Bonassi menjelaskan bahwa transaksi dapat tetap bersifat pribadi antara peserta sambil tetap dapat diakses oleh auditor atau regulator saat diperlukan. Dia menambahkan bahwa pendekatan ini sejalan dengan bagaimana kepatuhan beroperasi dalam sistem keuangan tradisional.

Zero-Knowledge sebagai Jembatan Antara Kepatuhan dan Privasi

Wawancara juga membahas bagaimana bukti zero-knowledge dapat mendukung persyaratan kepatuhan tanpa mengungkapkan data dasar. Bonassi menjelaskan bagaimana pemeriksaan di luar rantai, seperti verifikasi identitas dan penyaringan regulasi, dapat dikodekan ke dalam bukti. Bukti ini mengonfirmasi bahwa persyaratan telah dipenuhi tanpa mengungkapkan detailnya sendiri.

Dia lebih jauh menjelaskan bahwa kemampuan ini memungkinkan institusi menjaga kerahasiaan sambil memastikan bahwa transaksi memenuhi standar regulasi. Sistem ini juga dapat menyertakan fitur seperti memo terenkripsi dan kunci tampilan, yang memberikan akses terbatas kepada pihak tertentu. Ini memastikan bahwa hanya entitas yang berwenang yang dapat meninjau rincian transaksi.

Solomon mencatat bahwa institusi beroperasi di berbagai yurisdiksi dengan standar kepatuhan yang berbeda. Menanggapi hal ini, Bonassi menyatakan bahwa sistem zero-knowledge dapat menyesuaikan dengan berbagai lingkungan regulasi dengan menyematkan pemeriksaan yang diperlukan ke dalam setiap transaksi. Dia menambahkan bahwa fleksibilitas ini mengurangi kebutuhan untuk menyimpan dan berbagi volume besar data sensitif, sehingga mengurangi risiko dan biaya operasional.

Implikasi untuk Pengembangan XRP Ledger

Percakapan tersebut menyoroti bagaimana bukti zero-knowledge dapat memperluas kemampuan XRP Ledger di luar pembayaran. Bonassi menjelaskan bahwa verifier memungkinkan penggunaan seperti pembayaran yang sesuai, transaksi over-the-counter, dan koneksi antara sistem di luar rantai dan di dalam rantai.

Dia juga merujuk pada pengembangan masa depan, termasuk escrow pintar dan vault pintar, yang akan memperkenalkan pembayaran bersyarat dan aplikasi keuangan yang lebih canggih.

Solomon menyimpulkan bahwa penambahan privasi yang dapat diprogram dapat mengatasi kekhawatiran lama tentang transparansi dan kepatuhan. Wawancara tersebut menampilkan teknologi zero-knowledge sebagai solusi potensial yang memungkinkan institusi beroperasi di blockchain publik sambil mempertahankan kerahasiaan yang diperlukan untuk aktivitas keuangan dunia nyata.

Disclaimer*: Konten ini dimaksudkan untuk memberi informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan. Pandangan yang diungkapkan dalam artikel ini mungkin termasuk opini pribadi penulis dan tidak mewakili pendapat Times Tabloid. Pembaca disarankan melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi apa pun. Tindakan apa pun yang diambil oleh pembaca sepenuhnya atas risiko mereka sendiri. Times Tabloid tidak bertanggung jawab atas kerugian keuangan.*

XRP0,14%
ZKC-2,35%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan