Pernahkah Anda mendengar tentang Martingale? Itu adalah strategi yang banyak trader terapkan, tetapi juga merupakan pedang bermata dua yang tidak semua orang memahami dengan baik.



Mungkin Anda bertanya-tanya apa sebenarnya martingale itu. Sederhananya, itu adalah teknik meningkatkan taruhan setiap kali Anda kalah dalam sebuah transaksi. Awalnya digunakan di kasino - pemain roulette akan menempatkan uang pada satu warna, jika kalah maka menggandakan taruhan berikutnya. Ide nya adalah ketika menang, keuntungan akan menutupi seluruh kerugian sebelumnya.

Dalam perdagangan keuangan, apa arti martingale sedikit berbeda. Alih-alih memasang taruhan, Anda membuka posisi beli tambahan dengan volume yang lebih besar saat harga turun. Contoh nyata: Anda membeli satu koin dengan $10, tetapi harga turun. Alih-alih menderita kerugian, Anda membuka posisi kedua dengan $12, lalu $14.4, dan seterusnya. Setiap posisi baru akan menarik rata-rata harga beli ke bawah, sehingga hanya perlu sedikit pemulihan untuk mendapatkan keuntungan.

Keunggulan dari strategi ini adalah Anda tidak perlu memprediksi titik pembalikan yang tepat. Anda hanya perlu bersabar "mengikuti" harga turun lalu menunggu harga kembali naik. Terdengar mudah, tetapi kenyataannya jauh lebih rumit.

Martingale dari sudut pandang risiko? Itu adalah pedang bermata dua. Manfaatnya jelas: pemulihan cepat, tidak memerlukan keahlian prediksi yang tinggi. Tetapi kekurangannya juga mengerikan. Jika harga terus turun tanpa pulih, Anda akan cepat kehabisan dana. Hitung-hitungannya sedikit: mulai dari $10, naik 20% setiap posisi, setelah 5 kali rata-rata Anda telah menghabiskan $74.42. Jika Anda hanya punya $100 dan harga tidak kembali, posisi berikutnya tidak akan cukup dana.

Ada rumus sederhana untuk menghitung: Posisi berikut = Posisi sebelumnya × (1 + Persentase Martingale). Contoh dengan 20%: $10 → $12 → $14.4 → $17.28 → $20.74. Totalnya $74.42. Dengan 10% akan lebih sedikit ($61), tetapi dengan 50% akan mencapai $131 - hampir dua kali lipat.

Jadi, apa arti martingale bagi pemula? Sebuah jebakan yang mudah. Tetapi jika digunakan dengan benar, itu bisa menjadi alat yang berguna. Berikut adalah aturan yang perlu diingat:

Pertama, tetapkan rasio kenaikan kecil - 10-20% adalah yang terbaik. Kedua, hitung sebelumnya berapa banyak posisi yang bisa Anda buka. Ketiga, jangan langsung menghabiskan semua uang, selalu sisihkan cadangan. Keempat, pantau tren - jika pasar sedang dalam tren turun yang kuat, hindari averaging karena harga bisa terus turun tanpa kembali.

Sejauh mana martingale diterapkan di pasar nyata? Itu adalah sebuah taruhan bahwa harga akan kembali. Kadang menang, kadang kalah - dan saat kalah, kerugiannya sangat besar. Trader yang disiplin dan pengelolaan risiko yang baik bisa menggunakannya tanpa bangkrut. Pemula harus berhati-hati, coba dengan jumlah kecil terlebih dahulu.

Kesimpulan: Martingale adalah alat yang kuat tetapi berbahaya. Itu bukan "strategi pasti menang", melainkan cara mengelola transaksi yang kalah. Perdagangan cerdas, selalu punya rencana untuk skenario terburuk, dan jangan biarkan emosi mempengaruhi keputusan Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan