Jika kamu lahir di antara tahun 81 dan 96, maka kamu termasuk generasi yang sering disebut sebagai salah satu yang paling unik dalam sejarah. Dan jujur, ada sebagian kebenarannya.



Milennials adalah generasi yang mengalami dua dunia yang sama sekali berbeda. Kita ingat kehidupan tanpa internet, tanpa ponsel pintar, ketika harus pergi ke warnet atau menunggu sampai komputer rumah kosong. Tapi kemudian kita tumbuh di era digital dan belajar menavigasi keduanya. Ini memberi kita keuntungan besar – kita memahami bisnis tradisional (orang, hubungan, penjualan fisik), dan juga yang modern (sistem, skalabilitas, ekosistem online). Seorang milenial yang baik bisa berjualan di jalan, lalu beralih ke online dan sukses di sana.

Fitur lain dari generasi kita – kita terbiasa mencari solusi, bukan sekadar mengikuti jalan yang sudah dilalui. Ketika pasar tenaga kerja mulai berubah dan gelar tidak lagi menjamin, milennials tidak patah semangat – mereka mulai berinovasi. Startup, freelancing, bisnis online – itu semua kita. Hidup mengajarkan kita berpikir tidak konvensional dan memulai dengan sumber daya minimal.

Kita juga memahami sesuatu yang penting tentang pemasaran dan branding. Milennials tidak hanya menjual barang – kita menjual cerita, emosi, pengalaman. Kita tahu bahwa orang membeli bukan karena logika, tetapi karena perasaan, dan bahwa kesetiaan pelanggan tidak hanya tergantung pada harga. Itulah mengapa banyak milenial berhasil di konten, pendidikan, dan penciptaan merek.

Momen menarik – sikap kita terhadap uang. Ya, banyak dari kita tidak kaya, tetapi literasi keuangan generasi milenial jauh lebih tinggi daripada yang dimiliki orang tua kita pada usia kita. Kita tahu tentang investasi, aset, penghasilan pasif. Ini bukan sekadar kata-kata bagi kita.

Dan satu lagi – milennials menghargai kebebasan lebih dari gelar. Bagi kita, jabatan yang bagus di perusahaan tidak sepenting waktu sendiri, keputusan sendiri, dan uang sendiri. Itulah sebabnya kewirausahaan dan merek pribadi sangat menarik bagi sebagian dari kita.

Akhirnya, kita punya kemampuan untuk belajar ulang dan mengubah arah tanpa rasa malu. Milennials tidak menyimpan kesombongan: jika perlu menguasai keterampilan baru, kita melakukannya. Jika harus berganti pekerjaan atau profesi, kita tidak berpikir lama. Banyak dari kita bekerja di luar bidang yang dipelajari di sekolah, dan itu tidak membuat kita malu. Dalam dunia yang tidak stabil, ini adalah keuntungan besar.

Jadi, milennials – mari beri tepuk tangan untuk diri kita sendiri. Kita layak mendapatkannya.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan