Kata-kata yang pasti akan didengar saat melakukan trading cryptocurrency adalah ATH. Sebenarnya, banyak pemula yang tidak memahami konsep ini dan mengalami kerugian besar.



ATH dalam cryptocurrency adalah singkatan dari All Time High, yang secara sederhana berarti harga tertinggi yang pernah dicapai oleh suatu aset dalam sejarah perdagangan. Untuk Bitcoin, ATH saat ini sekitar $126.080. Melihat angka ini, banyak orang berpikir, "Kalau sudah naik sejauh ini, pasti akan naik lebih tinggi lagi." Inilah jebakannya.

Saat mencapai ATH, kondisi pasar berubah secara dramatis. Pada fase kenaikan sebelumnya, para optimis memegang kendali dan tekanan beli sangat kuat. Tapi saat mencapai ATH, banyak keuntungan direalisasikan melalui penjualan, dan pengambil keputusan baru cenderung bersikap emosional. Jika membeli saat ini, ada kemungkinan besar mengalami kerugian besar saat pasar melakukan koreksi berikutnya.

Jika memahami apa itu ATH dalam cryptocurrency dengan benar, kita harus melihatnya bukan sekadar angka, tetapi sebagai titik balik psikologis pasar. Melihat grafik, sebelum ATH tampak seperti resistansi sudah hilang. Tapi sebenarnya, ada level support yang kuat di bawahnya.

Beberapa aturan dasar saat bertransaksi di sekitar ATH adalah menganalisis proses breakout harga dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, harga menembus resistansi dan volume perdagangan meningkat di atas rata-rata. Pada tahap kedua, kekuatan kenaikan melemah dan tekanan beli berkurang. Pada tahap terakhir, konfirmasi breakout akan menentukan apakah pasar benar-benar menembus atau tidak.

Rasio Fibonacci juga penting. Level-level horizontal seperti 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, dan 78.6% menjadi acuan support dan resistance. Terutama di sekitar ATH, level ekstensi seperti 1.270, 1.618, dan 2.000 patut diperhatikan.

Moving Average (MA) juga berguna sebagai indikator. Jika harga turun di bawah garis MA, kemungkinan tren turun meningkat, dan sebaliknya. Pola candlestick juga tidak boleh diabaikan. Pola dasar seperti bottom bulat atau bottom persegi sering terbentuk sebelum breakout terjadi.

Keputusan mengambil keuntungan di saat ATH berbeda-beda tergantung investor. Bagi yang memegang jangka panjang dan percaya pada nilai aset, mempertahankan semuanya bisa menjadi pilihan. Tapi banyak investor memilih menjual sebagian aset mereka. Dalam hal ini, menggabungkan level resistansi psikologis dan ekstensi Fibonacci dapat membantu menentukan waktu yang tepat untuk menjual.

ATH dalam cryptocurrency bukan sekadar harga tertinggi, tetapi sebagai titik penting dalam pengambilan keputusan investasi. Keputusan di titik ini sangat mempengaruhi keuntungan dan kerugian di masa depan. Penting untuk meningkatkan posisi hanya saat rasio risiko dan imbal hasil menguntungkan, serta menetapkan level perlindungan keuntungan sebelumnya.

Apakah Anda pernah mengalami situasi ATH? Bagaimana keputusan yang Anda ambil saat itu? Saya ingin mendengar komentarnya. Dengan berbagi pengalaman, kemampuan trading kita semua akan meningkat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan