Belakangan ini lagi bingung mau pakai mainnet atau L2, sebenarnya cuma karena satu sisi merasa gas mahal, di sisi lain pengalaman pengguna juga terasa pecah-pecah. Mainnet seperti kota tua, jalannya sempit tapi tertib; L2 seperti kawasan pengembangan baru, berjalan cepat, tapi jembatan ke sana-sini selalu bikin hati nggak tenang. Solusi kompromi saya yang sederhana: transaksi kecil sehari-hari dan sering pakai L2; kalau memang mau disimpan lama, atau melibatkan dana besar/izin penting, lebih baik bayar gas lebih untuk mainnet, biar tidur nyenyak.



Beberapa hari ini lihat ada yang mengeluh tentang pendapatan miner/validator, MEV, dan urutan transaksi yang tidak adil, sebenarnya saya juga bisa mengerti, jelas ini transaksi yang saya buat, tapi rasanya kayak dipotong antreannya… Pokoknya saya anggap saja “kamu nggak akan pernah bisa kalahkan orang yang lebih cepat di sistem,” jadi hindari transaksi yang harus diproses dalam hitungan detik.

Dulu saya sering bilang “saya cuma lihat di chain,” merasa emosi itu cuma noise; tapi kemudian sadar, nggak lihat emosi juga nggak bisa, kalau semua orang panik, kemacetan jembatan, slippage, biaya transaksi semua datang buat ngajarin cara hidup. Sekarang ya… lihat tren di chain, jadikan emosi sebagai alarm peringatan, jangan terlalu keras kepala, hidup yang paling penting.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan