Baru-baru ini melihat ada yang membahas latar belakang Trump, sebenarnya pengalaman pendidikannya cukup menarik. Presiden ke-45 Amerika Serikat ini lahir pada tahun 1946 di Queens, New York, dan sejak kecil tidak bisa diam, pada usia 13 tahun dia dikirim orangtuanya ke Akademi Militer New York. Di sana dia malah tampil cukup baik, meraih prestasi akademik dan juga atlet, bahkan menjadi pengurus siswa.



Setelah lulus dari akademi militer pada tahun 1964, Trump pertama kali masuk Universitas Fordham selama dua tahun, kemudian beralih ke Wharton School di Universitas Pennsylvania, fokus pada properti. Selama masa pendidikannya, dia setiap tahun liburan musim panas membantu bisnis properti ayahnya, bisa dibilang belajar sambil praktek langsung. Setelah mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1968, dia langsung bergabung ke perusahaan ayahnya.

Sejak saat itu, kisah bisnisnya pun dimulai. Pada tahun 1971, dia mengambil alih perusahaan dan mengganti namanya menjadi Trump Group, mulai mengembangkan properti secara besar-besaran. Pada tahun 1974, dia membeli tanah yang bangkrut dari perusahaan kereta api Central Railroad of New York, kemudian membangun pusat konferensi. Pada tahun 1975, dia juga menghabiskan 10 juta dolar untuk membeli hotel tua di dekat stasiun kereta api utama, dan dengan biaya pinjaman sangat rendah serta insentif pajak, dia membangun hotel Hyatt dalam waktu 5 tahun, yang menjadi tonggak penting dalam karier properti-nya.

Yang menarik, pria ini kemudian juga mulai melakukan investasi lintas bidang—kasino, pengiriman, tim sepak bola, pertandingan tinju, bahkan pernah mengelola acara pemilihan kecantikan. Pada tahun 1984, dia membangun Trump Tower dengan biaya 200 juta dolar, dan tahun 1985 membeli estate di Palm Beach, Mar-a-Lago. Tampak sangat sukses, tetapi saat resesi ekonomi tahun 1990, dia juga tidak luput dari dampaknya, asetnya dari 1,7 miliar dolar turun menjadi 500 juta, dan dia juga memikul utang hampir 4 miliar dolar.

Namun dia kemudian bangkit kembali, pada tahun 1994 melunasi utang sebesar 900 juta dolar, dan terus berkecimpung di bidang properti, hiburan, olahraga, dan lain-lain. Pada tahun 2000, dia mulai mengikuti pemilihan presiden, dan secara resmi mengumumkan pencalonannya sebagai Republikan pada tahun 2015. Pada November 2016, dia terpilih sebagai presiden, dan dilantik pada 20 Januari 2017. Selama masa pemerintahannya, dia menerapkan kebijakan "America First", melakukan banyak langkah di bidang pajak, perdagangan, dan diplomasi. Pada tahun 2020, dia gagal dalam pemilihan ulang, dan pada 2021 menyampaikan pidato perpisahan, tetapi pada November 2022 dia kembali mengumumkan pencalonan untuk pemilihan presiden 2024.

Yang menarik, pada Maret 2024, Trump Media & Technology Group yang dia miliki go public di Nasdaq, kekayaannya langsung melonjak hampir 5 miliar dolar, masuk ke dalam 400 orang terkaya versi Bloomberg. Dia juga telah menulis lebih dari sepuluh buku, dan buku autobiografinya "The Art of the Deal" bahkan dinobatkan sebagai buku terlaris tahun ini. Pada 2016, dia juga dinobatkan sebagai Person of the Year oleh Time Magazine. Dari latar belakang akademik dari akademi militer hingga Wharton, kemudian membangun kerajaan bisnis dan panggung politik, dia benar-benar sosok yang penuh cerita dan legenda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan