Dasar
Spot
Perdagangkan kripto dengan bebas
Perdagangan Margin
Perbesar keuntungan Anda dengan leverage
Konversi & Investasi Otomatis
0 Fees
Perdagangkan dalam ukuran berapa pun tanpa biaya dan tanpa slippage
ETF
Dapatkan eksposur ke posisi leverage dengan mudah
Perdagangan Pre-Market
Perdagangkan token baru sebelum listing
Futures
Akses ribuan kontrak perpetual
TradFi
Emas
Satu platform aset tradisional global
Opsi
Hot
Perdagangkan Opsi Vanilla ala Eropa
Akun Terpadu
Memaksimalkan efisiensi modal Anda
Perdagangan Demo
Pengantar tentang Perdagangan Futures
Bersiap untuk perdagangan futures Anda
Acara Futures
Gabung acara & dapatkan hadiah
Perdagangan Demo
Gunakan dana virtual untuk merasakan perdagangan bebas risiko
Peluncuran
CandyDrop
Koleksi permen untuk mendapatkan airdrop
Launchpool
Staking cepat, dapatkan token baru yang potensial
HODLer Airdrop
Pegang GT dan dapatkan airdrop besar secara gratis
Pre-IPOs
Buka akses penuh ke IPO saham global
Poin Alpha
Perdagangkan aset on-chain, raih airdrop
Poin Futures
Dapatkan poin futures dan klaim hadiah airdrop
Investasi
Simple Earn
Dapatkan bunga dengan token yang menganggur
Investasi Otomatis
Investasi otomatis secara teratur
Investasi Ganda
Keuntungan dari volatilitas pasar
Soft Staking
Dapatkan hadiah dengan staking fleksibel
Pinjaman Kripto
0 Fees
Menjaminkan satu kripto untuk meminjam kripto lainnya
Pusat Peminjaman
Hub Peminjaman Terpadu
Promosi
AI
Gate AI
Partner AI serbaguna untuk Anda
Gate AI Bot
Gunakan Gate AI langsung di aplikasi sosial Anda
GateClaw
Gate Blue Lobster, langsung pakai
Gate for AI Agent
Infrastruktur AI, Gate MCP, Skills, dan CLI
Gate Skills Hub
10RB+ Skills
Dari kantor hingga trading, satu platform keterampilan membuat AI jadi lebih mudah digunakan
GateRouter
Pilih secara cerdas dari 40+ model AI, dengan 0% biaya tambahan
Dengarkan, jika Anda sering membaca posting kami atau mengikuti orang yang berbicara tentang trading, Anda pasti pernah mendengar tentang Order Block, FVG, BOS, dan CHOCH. Saya sendiri sering membahasnya, tetapi saya menyadari bahwa banyak orang belum benar-benar memahami apa sebenarnya dan bagaimana menggunakannya. Hari ini saya ingin menjelaskan sekali untuk semua, karena jika Anda memahami konsep ini dengan baik, ketepatan Anda dalam trading bisa meningkat secara signifikan.
Mari kita mulai dari fakta dasar: di pasar cryptocurrency, forex, dan saham, pergerakan besar tidak dikendalikan oleh trader kecil seperti kita. Mereka dikendalikan oleh paus, uang besar. Jika Anda ingin menjadi trader yang serius, Anda harus belajar membaca apa yang mereka lakukan. Di sinilah Order Block berperan.
Order Block secara fundamental adalah cara untuk mengidentifikasi di mana paus besar menempatkan pesanan mereka. Pesanan ini tetap muncul di grafik dalam bentuk lilin sampai benar-benar dieksekusi. Ketika Anda melihat Order Block dan pasar bergerak, biasanya itu karena uang besar sedang mengakumulasi atau mendistribusikan. Ini adalah bentuk support dan resistance, tetapi dibuat oleh paus, bukan trader ritel.
Ada tiga jenis utama Order Block. Yang pertama adalah bearish: ini adalah area di mana modal besar menjual dengan kuat, menciptakan resistance. Ketika pasar kembali ke zona itu, biasanya akan ditolak. Untuk menemukannya, lihat di mana terjadi penjualan besar-besaran, lalu tandai area antara maksimum dan minimum dari lilin hijau terakhir sebelum penurunan tersebut. Zona ini berfungsi sebagai resistance.
Kemudian ada Order Block bullish, yang merupakan kebalikannya. Ini adalah tempat di mana uang besar membeli, menciptakan support. Ketika harga kembali ke sana, biasanya akan memantul ke atas. Anda menemukannya dengan menandai area minimum terakhir dari mana terjadi pergerakan bullish yang signifikan.
Jenis ketiga adalah Order Block konsolidasi. Di sini paus perlahan mengakumulasi sementara harga bergerak secara lateral dengan lilin kecil dan sumbu besar. Konsolidasi ini bisa bullish atau bearish tergantung arah berikutnya.
Sekarang, ada konsep lain yang bekerja bersama Order Block: Fear Value Gap, atau FVG. Ketika uang besar memasukkan pesanan besar-besaran ke pasar, harga bergerak begitu cepat sehingga menciptakan gap, ruang antara maksimum lilin pertama dan minimum lilin ketiga. Gap ini disebut FVG. Ini seperti magnet bagi harga: ketika pasar turun, harga tertarik ke gap itu dan memantul.
Di sinilah hal menjadi menarik: ketika menggabungkan Order Block dan FVG, Anda memiliki strategi yang jauh lebih kokoh. Lihat grafiknya, tandai semua Order Block yang Anda lihat, lalu tandai FVG. Ketika pasar turun ke Order Block bullish dan juga ada FVG di zona tersebut, itu adalah area yang sangat menarik. Di situlah paus ingin membeli lagi.
Untuk menggunakan strategi ini dalam trading spot, tunggu sampai pasar turun ke Order Block. Ketika sampai di sana, tempatkan order beli Anda di area blok tersebut dan pasang stop loss 1% di bawahnya, dengan mempertimbangkan volatilitas mata uang. Target profit Anda ditempatkan di Order Block bearish berikutnya atau FVG bearish berikutnya. Dalam kasus yang saya lihat, ketika semuanya sejajar, pasar memantul dengan pergerakan 28%, 37%, bahkan 50% atau lebih.
Satu hal penting: ini tidak selalu berhasil. Saya katakan bahwa ini berhasil sekitar 75% dari waktu, dan ketika berhasil, biasanya memberikan rasio risiko-imbalan minimal 1:3. Tapi Anda harus selalu menggunakan stop loss. Dan sebelum memasukkan uang nyata, lakukan backtesting dan trading simulasi. Jangan lewatkan langkah ini.
Order Block adalah salah satu konsep yang mengubah cara Anda membaca grafik. Setelah mulai melihatnya, Anda tidak bisa lagi mengabaikannya. Mereka adalah jejak digital paus di pasar. Jika Anda belajar membacanya dengan baik, trading Anda akan meningkat secara signifikan.