Belakangan ini saat trading sering melihat orang membahas ATH, saya juga meluangkan waktu untuk meneliti sedikit, ingin berbagi beberapa pengalaman dengan semua orang.



Sebenarnya ATH adalah singkatan dari All Time High, secara sederhana adalah harga tertinggi yang pernah dicapai oleh suatu aset sejak mulai diperdagangkan sampai sekarang. Ini bukan hanya angka, tetapi juga mewakili kepercayaan pasar terhadap aset tersebut yang mencapai puncaknya. Banyak pemula yang merasa excited saat muncul ATH, tetapi saya menemukan saat itulah biasanya paling mudah tersandung.

Saya sendiri pernah melakukan kesalahan ini sebelumnya. Ketika kripto melonjak ke ATH, saya mengira ini adalah sinyal untuk membeli, tetapi malah terjebak. Baru kemudian saya mengerti, suasana pasar saat ATH sama sekali berbeda. Saat ini, meskipun pembelian kuat, risiko juga meningkat. Tampaknya tidak ada tekanan penawaran, tetapi sebenarnya menyembunyikan risiko penjualan besar-besaran. Banyak orang melakukan trading saat ini berdasarkan intuisi, hasilnya sering tidak memuaskan.

Lalu, apa operasi yang benar saat ATH muncul? Beberapa trik yang saya pelajari cukup berguna. Pertama, gunakan alat seperti Fibonacci dan moving average untuk analisis. Rasio Fibonacci yang umum seperti 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8% sering berfungsi sebagai level support dan resistance di grafik. Moving average membantu menentukan arah tren, harga di atasnya biasanya tren naik, sebaliknya tren turun.

Harga menembus resistance dan mencapai ATH biasanya melalui tiga tahap. Tahap pertama adalah "aksi", harga menembus resistance disertai volume tinggi. Tahap kedua adalah "reaksi", momentum mulai melemah, tekanan beli berkurang, sering terjadi koreksi. Terakhir, tahap "penyelesaian" menentukan apakah terobosan ini benar-benar berkelanjutan. Sekarang saya selalu memperhatikan ketiga tahap ini, terutama di sekitar ATH.

Mengidentifikasi pola candlestick di bawah titik terobosan juga sangat penting, pola bulat atau persegi bawah biasanya mengonfirmasi tren breakout. Kemudian gunakan Fibonacci dari titik terendah ke titik breakout untuk menemukan resistance baru, seperti level 1.270, 1.618, 2.000, yang patut diperhatikan.

Dalam praktik, saya biasanya menetapkan target keuntungan dan stop loss terlebih dahulu. Rasio risiko dan imbalan harus menguntungkan sebelum menambah posisi, dan hanya menambah posisi saat harga berada di support moving average. Ini bisa secara signifikan mengurangi risiko saat trading di sekitar ATH.

Ketika aset Anda benar-benar naik ke ATH, lalu apa yang harus dilakukan? Ini tergantung gaya trading Anda. Jika Anda adalah investor jangka panjang yang percaya, bisa memilih untuk memegang semuanya, tetapi syaratnya adalah memastikan ATH ini bukan gelembung jangka pendek. Kebanyakan orang memilih untuk mengambil sebagian keuntungan, menggunakan ekstensi Fibonacci untuk mengukur level resistance psikologis. Ada juga yang menjual semuanya saat Fibonacci extension dan harga ATH bertepatan, yang biasanya menandakan tren naik mungkin akan berakhir.

Sejujurnya, ATH adalah pedang bermata dua. Ia mewakili semangat pasar dan nilai aset, tetapi juga menyembunyikan risiko besar. Kuncinya adalah menggunakan alat dan strategi yang tepat untuk menghadapinya. Sekarang saat saya menghadapi ATH, saya menjadi lebih berhati-hati, tidak lagi mengandalkan intuisi dalam trading. Jika Anda juga pernah trading di dekat ATH, silakan bagikan pengalaman dan pemikiran Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan