AI juga kerasukan setan? Pengumuman resmi OpenAI menyelidiki kejadian model yang diduduki “Goblin”


OpenAI baru-baru ini merilis sebuah blog yang cukup serius, yang secara khusus meneliti mengapa model mereka tiba-tiba suka mengatakan “Goblin” dan “Gremlin”. Awalnya mengira itu adalah bug, tetapi pihak resmi memeriksa dengan sangat serius.
Inti masalahnya adalah: Sejak GPT-5.1 diluncurkan pada November tahun lalu, pengguna umumnya merasa AI menjadi lebih “akrab” dalam berbicara.
📊 Data internal menunjukkan:
Jumlah percakapan dengan “goblin” melonjak 175%!
“gremlin” juga mengikuti dengan ketat.
Pihak resmi menduga ini bukan sekadar kesalahan kode, melainkan semacam “Perpindahan Kepribadian (Personality Drift)”. Mungkin saat model di-tuning atau dalam rekayasa prompt, secara tidak sengaja memicu semacam mode “berperan”, membuatnya merasa kata-kata ini lebih “alami” daripada kata sopan biasa.
Evolusi tanpa sadar ini cukup mistis, kamu pikir sedang melakukan tuning, tetapi AI diam-diam menambahkan sebuah pertunjukan di dalam hutan digitalnya. 😂 Inilah mungkin keindahan “tak terduga” dari model bahasa besar?
Lihat Asli
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
Tambahkan komentar
Tambahkan komentar
Tidak ada komentar
  • Sematkan